Featured Slider

Demam Nonton Piala Dunia Sepak Bola



Sejak pertandingan sepak bola piala Dunia digelar, TV di rumah cuma dipakai untuk nonton bola. Siaran TV lain? Kalah! Aku yang nggak suka-suka amat dan nggak ngerti-ngerti banget soal sepak bola, jadinya ikut nonton. Aku juga jadi bisa hafal yang mana Christiano Ronaldo, dan yang mana Lionel Messi. Ahahah, sungguh sebuah prestasi.

Bicara sial bola dan piala dunia, kemarin aku sempat berharap Jerman bisa lolos ke babak selanjutnya. Sayangnya Jerman ngga berhasil mengalahkan Korea Selatan. Kalau melihat beberapa ulasan acara olah raga di TV, katanya Jerman kena kutukan, yang mana biasanya juara tahun lalu bakal gugur di babak penyisihan. Seperti juga Perancis yang juga gugur di babak penyisihan saat Piala Dunia digelar di Brazil.

Dan kabar baiknya nih...,

Aku dan 2 Gondrongers di Hidupku


Mau dilihat dari sudut pandang manapun, aku ini bukan sosok ibu yang sempurna. Bukan pula sosok istri idaman. Aku bahkan tak habis pikir, apa yang Ojrahar harapkan dari aku? Masak nggak bisa. Nggak suka masak sih lebih tepatnya. Nyuci, nyetrika, nyapu, ngepel, juga malas. Ampun-ampunan malasnya. Tapi dia tetap disana. Selalu ada untuk mendampingi dan mensuport apapun yang aku lakukan.

Dia juga tak pernah marah. Mungkin pernah, marah, tapi aku nggak sadar. Soalnya dia marah atau enggak, ekspresinya hampir nggak ada beda. Lebih banyak diam dan tetap stick around. Uhuhu, terharu. Iya, dia memang sebaik itu.

Chilkid Soya, Solusi Alergi Susu Sapi



Punya anak dengan bakat alergi bikin sedih ya, bu ibu. Sebab kalau anak terpapar pemicu alergi (alergen), resikonya besar. Nyawa juga bisa jadi taruhannya.

Misalnya nih, alergi terhadap debu. Kalau kena debu, bisa sesak nafas. Alergi seafood, bisa gatal-gatal kalau memaksakan diri makan seafood. Atau kalau aku, alergi udara dingin. Biasanya kalau peralihan musim dari panas ke musim dingin, kulit sekujur badanku jadi bentol-bentol merah dan gatal. Orang di kampungku menyebutnya biduran. Ada juga yang sebut kaligata.

Ikut Countdown Ramadhan Extra Sebagai Mood Booster


Beberapa hari ini moodku jelek banget. Gara-gara blog nurulnoe dot com kenal malware. Mau nggak mau aku jadi ribet cari cara memulihkannya lagi. Kadang kalau udah pusing banget, bawaannya pingin belanja biar hati kembali senang. Kebetulan aku masih punya saldo toko cash Tokopedia. Nggak banyak sih. Cuma dua ratus ribuan. Tapi mayan aja kalau buat beli pernak-pernik lucu untuk baby K.

Sayangnya, setiap kali buka aplikasi Tokopedia, aku urung belanja. Sebab teringat kalau nanti tanggal 25 Mei bakal ada promo Ramadhan Extra dari Tokopedia.

Milna Nature Delight Untuk Baby Karla


Awal April lalu, ketika ibu mertua minta diantar pulang ke Purworejo, Jawa Tengah, aku agak dilema. Dengan budget terbatas, kami cuma bisa memilih kereta kelas ekonomi. Dan harga tiket termurahnya pun untuk keberangkatan jam 5 pagi, dengan lama perjalanan 7 jam. Duh, gimana nih soal makannya baby Karla nanti? Fikirku.

Sebenarnya, kalau melihat umur baby Karla yang baru 6 bulan, nggak masalah lah kalau absen sehari saja soal pemberian MPASI. Toh dengan minum ASI juga dia bisa kenyang. Tetapi aku ingat pesan dokter spesialis anak (DSA) tentang aturan dasar pemberian makan.

Ramadhan Extra & Tips Hemat Belanja Online di Tokopedia


Bulan puasa tahun ini bakal jadi Ramadhan extra buat keluargaku. Karena tahun ini, ada 2 balita yang siap menambah keriuhan dalam menjalani rutinitas puasa.

Udah kebayang deh nanti, bagaimana suasana saat berbuka dan makan sahur. Ada baby Karla bakal merangkak mendekati hidangan dan ikut nyomot makanan, juga abang Ranu yang suka nggak mau kalah dengan adiknya. Kalau lihat adiknya dipangku, ya dia juga minta pangku. Itu sebabnya aku kepikiran untuk beli high chair, biar mereka anteng duduk di kursinya sendiri.