Sepatu Pantofel, Nostalgia Masa SMA


Aku punya teman blogger, namanya Idah. Orangnya periang. Kalau aku lagi bosan, cukup say hai ke WhatsApp dia, maka bosanku hilang. Kalau ngobrol sama dia di WA, rasanya seru sekali. Semua hal, walau sederhana, jadi topik yang seru untuk dibicarakan. Dan dari obrolan itu, biasanya kami jadi dapat ide untuk menulis. Makanya, kalau sedang terserang writer's block, aku juga suka chat dia. Nanti tiba-tiba jadi dapat ide nulis untuk bahan update blog. Seperti kemarin, saat kami membicarakan soal sepatu.

Entah gimana awalnya, obrolan kami yang dimulai dari ucapan selamat tahun baru, terus berujung ke nostalgia masa SMA. Kami saling bercerita, waktu sekolah pakai sepatu apa? Haha. Dan ternyata, kami punya kesamaan soal sepatu untuk dipakai ke sekolah, yaitu sama-sama pakai sepatu pantofel, sementara teman-teman yang lain kebanyakan sepatunya ya jenis kets. Tau nggaj apa alasan kami pakai pantofel ke sekolah?


Kami pakai sepatu pantofel ke sekolah karena kami memakai kerudung. Hmm, jadi kepingin bernostalgia masa SMA nih. SMK sih lebih tepatnya.

Aku masuk SMK tahun 2000. Jaman itu, kerudung belum banyak dipakai oleh siswi sekolah negeri. Aku mulai pakai kerudung saat mulai naik kelas 2. Sejak pakai kerudung itulah aku selalu pakai pantofel ke sekolah. Rasanya ... lebih cocok aja gitu. Pakai kerudung, kemeja besar yang ngga harus dimasukkan ke dalam rok, rok panjang dan dipadu dengan sepatu pantofel. Cakep lah rasanya. Wkwkwk.

Bonus: fotoku jaman sekolah 😂

Nah sekarang, setelah menjadi tua dan hidup berkutat di kubikel kantor, aku malah jarang pakai lagi. Dan gara-gara obrolan nostalgia sama Idah, aku jadi pingin beli sepatu pantofel. Tetapi, aku kepinginnya sepatu yang nggak pasaran, supaya nggak akward kalau misalnya aku pakai sepatu itu ke suatu acara, trus ternyata samaan dengan tamu undangan lain.

Kabar baiknya, ternyata sekarang kita bisa bikin custom, yang mana kita bebas mendisain sendiri mau warna apa, model bagaimana, dll. Kan asik, kalau bisa punya sepatu pantofel yang sesuai karakter kita sendiri.

Selain itu, sepatu custom punya beberapa kelebihan, seperti;
  • Desainnya unik dan tidak pasaran. Pastinya bakalan beda sama produk masif atau dibuat secara masal.
  • Kualitas tidak diragukan. Produk custom biasanya dibuat secara handmade. Produk jenis pantofel custom terbukti jauh lebih bagus dan awet.
  • Produk custom handmade bakalan jauh lebih comfortable dipakai, karena dibuat secara teliti dengan bahan pilihan.


Oya, buat kalian yang ingin membuat sepatu pantofel custom juga, coba cari info lengkapnya di google tentang qlapa, atau cek langsung di Qlapa.com yang merupakan gudangnya barang  barang handmade berkualitas dari seantero Indonesia. Aku sendiri sudah liat-liat produkny, dan sudah ada yang aku taksir. Yaitu yang ada aksen batiknya.

Kalau dibandingkan dengan yang aku pakai dulu jaman sekolah, sepatu yang kali ini aku ingini jelas jauh beda. Harganya juga beda jauh. Ya, status sekarang juga kan sudah beda. Bukan lagi pelajar dan anak kos yang harus irit. Sekarang sebagai perempuan bekerja, ditambah hobi blogging yang kadang membawaku ke banyak acara resmi, nggak ada salahnya kalau aku punya setidaknya sepasang sepatu pantofel yang bagus, kan?

Btw, Idah, si blogger hits dari Banjarnegara juga katanya mau nulis soal sepatu pantofel. Masih dalam rangka nostalgia masa SMA. Hehe. Ayo kita tunggu postingan blognya tentang sepatu pantofel juga.

22 komentar

  1. Sekarang banyak banget ya inovasi sepatu pantofel..tapi kaki ku gede suka ga betah pake pantofel hehehe

    BalasHapus
  2. pantofelnya keren,made in indo ya mba. segera meluncur ke qlapa

    BalasHapus
  3. Mamakuuu juga suka pakai sepatu jenis pantofel hehehe. Ternyata ada yang bisa custom made juga yaa penasaran jadinyaaa. Siapa tau bisa jadi kado nanti hehehe

    BalasHapus
  4. Berapa an harga nya? Itu pakai batik tulis atau cap. Makin caem mba

    BalasHapus
  5. Pantopel ringan, gak takut kecenglak. Sakit gak seberapa tapi malu kalau pakai hak tinggi

    BalasHapus
  6. Aku juga suka banget pake pantofel apalagi yang ada motif atau etnik-etniknya gitu. Hehehe. Jadi lebih cantik dan unik. Tapi lebih suka kalau warnanya yang netral sih.

    BalasHapus
  7. Aku ga punya sepatu pantofel Noeeee, punyanya boots sama cat ajaa

    BalasHapus
  8. Sepatunya lucuuu. Suka sama selatu custom yg bisa disesuaikan dgn kepribadian jita

    BalasHapus
  9. Sepatunya lucuuu.. Tapi saya ga cocok pake fantofel, sukanya kets atau slip on. Dulu waktu SMA pake fantofel cuma pas upacara aja, karena wajib. Habis upacara langsung ganti sepatu lagi hihihi

    BalasHapus
  10. Harganya berapa Mba? Cakep ya ads tambahan kain etniknya

    BalasHapus
  11. Saya dulu-dulu doyannya pakai sneakers. Baru deh belakangan ini cobain yang namanya pantofel.

    BalasHapus
  12. dih pantofelnya unyu, custom bisa aaaaaaaahh ... kembaran ama gengs asyik ini.

    BalasHapus
  13. aku juga nih sejak SMA suka banget pake pantofel hihi

    BalasHapus
  14. Cakeepp bgt sepatunya..jd mupeng..apalagi bisa custom. Itu mba noe yg jilbab item ya..hihii..cute bgtt si

    BalasHapus
  15. Nostalgia masa SMA memang tiada habisnya ya mbak, btw sepatunya lucu, bisa buat ngantor sekaligus mejeng tuh. Aku sih kenal pantofel pas kuliah karena fakultasnya pendidikan wajib pakai. Setelah kerja malah enakan pakai flat

    BalasHapus
  16. Tahun 2000 aku dah jadi wanita kantoran (duh berasa tua di sampingmu hahaha) klo ga pakai sepatu pantofel ada haknya, waktu itu ga pede. Klo sekarang lebih suka pantofel cepeeer

    BalasHapus
  17. Cakep bangeet..langsung meluncur deh ke Qlapa.com

    BalasHapus
  18. Sepatu pantofel paling nyaman dipakai. Nggak ketinggalan zaman. Aku juga suka pakai sepatu model gini ^^

    BalasHapus
  19. Gak nyangka yaa...kalau obrolan ringan, malah bisa menginspirasi.
    Suka banget sama persahabatan kaya giniii...

    Semoga lengket teruus yaa, mba..
    Sama mba Ida..juga sama sepatu pantofelnya.
    ^^

    BalasHapus
  20. Wuaaa...sepatunya bagus ihh...naman SMA biasanya anak paskip yang pakai sepatu gtu

    BalasHapus
  21. Uuwwwh...Manis bangettt sepatunya, Bund. Jadi pingin beli juga buat kerja. ❤

    BalasHapus
  22. Kalau ngomongin sepatu pantofel jadi inget masa berjuang dalam bekerja. Satu satunya saksi dan teman setia mwncari nafkah. Berhubung udah resign sekarang malah ga peenah pakai. Berkat tulisan ini jadi ikut bernostalgia tentang sepatu.

    Makasih ya kak tulisan nya mampu membuat bernostalgia

    BalasHapus

Sila berkomentar untuk meninggalkan jejak, supaya memudahkan saya juga untuk kunjungan balik. Cheers!