Aku Bunda PAS - Peduli Asupan Sehat


Minggu pagi 14 Januari 2007, anak pertamaku lahir. Suara tangis pertamanya beradu kencang dengan kumandang adzan subuh hari itu. Tangisan yang membuatku menitikkan air mata bahagia. Setelah perjuangan menahan sakitnya kontraksi selama hampir 24 jam, akhirnya aku terlahir kembali. Kali ini, sebagai seorang ibu.

Anak pertamaku laki-laki. Segera saat aku bisa menggendongnya untuk pertama kali, kupandangi wajah manusia kecil itu lekat-lekat. Kubelai rambutnya, kusentuh matanya, hidung, pipi, bibir, telinga, semuanya. Kuciumi juga tangan dan kaki yang selama dalam rahimku, entah berapa kali ia gunakan untuk meninju dan menendang. Lalu mulai aku menghitung setiap jemarinya. 1, 2, 3, 4, 5. Lengkap. Dan aku merasa lega. Anakku sempurna!
***

Senin malam 11 September 2017, anakku yang keempat lahir. Rasa bahagiaku semakin lengkap karena bayi yang kulahirkan tidak hanya sehat dan sempurna, tetapi juga karena dia adalah bayi perempuan. Kau tau, bayi perempuan sangat kudambakan, setelah 3 anak berturut-turut laki-laki.


Tetapi di tengah bahagiaku memiliki bayi perempuan, ada sesuatu yang membuatku sedih dan khawatir.

Ada Apa Dengan ASI-ku?


Ada yang bilang, produksi ASI untuk bayi perempuan tak akan sebanyak pada bayi laki-laki. Pendapat itu sudah kudengar puluhan atau mungkin ratusan kali sejak dulu. Sulit bagiku untuk percaya. Sampai akhirnya Karla-bayi perempuan yang baru kulahirkan 3 bulan lalu itu lahir.

Seminggu setelah melahirkan, aku baru sadar bahwa produksi ASIku memang tak sebanyak dulu. Bajuku tak pernah basah karena ASI yang merembes. Padahal biasanya, hari ketiga setelah melahirkan ASI-ku mengucur seperti air di keran yang terbuka. Dan saking seringnya ASI bocor, aku harus sering-sering pumping.

Aku jadi kepikiran, apa anggapan soal perbedaan produksi ASI pada bayi laki-laki dan perempuan itu benar? Aku sampai stres juga memikirkan ini.

Untungnya, aku punya support system yang baik. Ada suami yang sangat membantu mengembalikan rasa percaya diriku soal ASI. Dia yang mengingatkan lagi bahwa ASI diproduksi by demand, yang mana ASI akan terus diproduksi sesuai kebutuhan bayi. Semakin sering bayi menyusu, sesering dan sebanyak itu juga ASI diproduksi oleh tubuh. Dan itu artinya, ASI pasti cukup. Asal aku konsisten memberikan ASI secara langsung di rumah, rajin pumping selama bekerja, dan berfikir positif. Satu lagi, jaga mood, jangan stres!

Selain itu, asupan nutrisi juga harus terus diperhatikan. Karena kualitas asi juga penting, bukan hanya soal kuantitas.


Dalam hal kualitas ASI, aku berusaha memenuhi nutrisi dengan mengonsumsi makanan sesuai anjuran menu bintang 5, yaitu kombinasi 30% makanan pokok, 30% lauk pauk, 20% sayuran dan 20% buah dalam satu porsi makan. Tidak lupa minum air sedikitnya 2 liter setiap hari.

Untuk membantu melengkapi asupan nutrisi, kadang aku juga minum susu kalau lagi rajin. Kalau lagi malas, aku lebih memilih minum suplemen yang lebih praktis. Seperti seminggu terakhir ini, aku lagi rajin minum Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold.

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold


Melahirkan anak yang sehat dan sempurna memang menjadi dambaan setiap ibu. Untuk itu, setiap ibu selalu ingin memastikan bahwa asupan nutrisi yang dibutuhkan dapat dipenuhi. Terutama di masa 1.000 hari pertama kehidupan bayi, yaitu dimulai sejak janin dalam kandungan, hingga anak berumur 2 tahun.

Artinya, mencukupi asupan nutrisi bukan hanya saat hamil saja, tetapi juga setelah melahirkan agar ASI lancar dan berkualitas untuk diberikan kepada bayi hingga umur 2 tahun. Untuk itulah Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold hadir.


Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold adalah multivitamin untuk ibu hamil dan menyusui yang mengandung berbagai vitamin dan mineral penting untuk membantu melengkapi nutrisi yang dibutuhkan.

Salah satu nutrisi penting yang terkandung di dalamnya adalah Asam Folat. Asam Folat berfungsi untuk menurunkan resiko/mencegah bayi lahir dengan cacat tabung saraf (NTD). Selain itu, folat juga dibutuhkan ibu untuk memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia.

Ada kandungan minyak ikan alami juga dalam Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold. Minyak ikan itu mengandung DHA & EPA untuk mendukung kecerdasan otak bayi. Zat besi yang penting untuk kesehatan plasenta, janin dan ibunya. Tidak lupa juga Kalsium untuk membantu pembentukan tulang dan gigi, serta sederet vitamin dan mineral penting lainnya.


Kalau melihat petunjuk penggunaan dalam kemasannya, Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold sebaiknya diminum 2 kapsul sehari. Tidak dijelaskan cara minumnya apakah sekaligus 2 sekali minum, atau dibagi jadi 2 kali 1 kapsul. Berhubung aku penasaran, jadi aku browsing untuk baca-baca reviewnya di internet.

Dari beberapa review yang aku baca, ternyata cara minumnya bebas saja. Boleh 1 kali 2 kapsul, atau 2 kali 1 kapsul. Tapi yang paling penting, sebaiknya diminum saat pagi atau siang hari, karena Blackmores mengandung vitamin B yang dapat membantu menghasilkan energi untuk menemani aktivitas seharian.

Kesanku Tentang Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold

Pertama kali membuka kemasan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold, aku merasa agak ... ugh, ini kapsul softgel kok gede banget ya? Tapi saat aku coba minum, ternyata ngga ada masalah tuh. Mudah ditelan tanpa masalah.


Oya, walaupun mengandung minyak ikan, tetapi ngga ada rasa atau bau amis, baik saat dicium, maupun saat ditelan. Malah aku merasa ada sensasi manis-manisnya gitu saat meminumnya.

Dan yang paling membuatku bahagia, aku merasakan produksi ASI-ku lebih banyak dari biasanya, bahkan sejak hari pertama aku mulai mengonsumsinya. Ini bisa jadi juga karena sugesti positif yang aku terapkan mungkin ya. Bahwa ASI-ku pasti cukup, dan semakin berkualitas setelah mengonsumi Blackmores.

Di kantor, biasanya hasil pumping ASI seharian cuma dapat 400ml. Tetapi setelah mengonsumsi Blackmores Pregnancy & Breastdeeding Gold, hasil perahan ASI meningkat hingga 600ml saat di kantor. Bahkan di rumah, aku merasa payudaraku cepat terisi sehingga aku bisa pumping lagi saat baby tidur.


Alhamdulillah, kalau begini aku bisa merasa tenang dan yakin bisa lulus ASI Exclusive walau aku adalah ibu bekerja. Dan juga yakin  bahwa aku bisa menyusui hingga baby berumur 2 tahun.

Sebagai catatan penting juga, Blackmores sudah terdaftar di BP POM. Jadi ... aman!

Aku Bunda Pas - Peduli Asupan Sehat


Sebenarnya aku mengenal Blackmores sejak beberapa bulan lalu dari review teman-teman blogger. Di TV juga sudah lumayan sering muncul iklannya. Hanya saja aku baru mencobanya sekarang, setelah mengikuti seminar "Blackmores Bunda PAS - Peduli Asupan Sehat".

Acara tersebut diselenggarakan oleh Kalbe Blackmores Nutrition untuk memberikan edukasi tentang pentingnya multi mikronutrien bagi ibu hamil dan menyusui, dalam rangka  mendukung program pemerintah dalam rangka menekan angka kematian ibu dan janin.


Seminar edukasi Blackmores Bunda PAS ini sempat aku singgung kemarin di tulisan tentang Hypnobirthing. Sesuai janji  yang kemarin aku tulis di postingan tentang hypnobirthing, kali ini aku mau meringkas materi talkshownya.

Dr. Bram Pradipta, Sp.OG menjelaskan, untuk bisa melahirkan generasi yang sehat dan cerdas, sebaiknya dimulai sejak perencanaan kehamilan dengan memperhatikan asupan nutrisinya. Karena nutrisi yang tepat dan cukup sangat diperlukan sejak awal pembuahan pembentukan janin. Misalnya asam folat yang sangat berperan penting pada perkenbangan dan pembentukan tabung syaraf (neural tube).

Tabung syaraf adalah nama lain dari struktur yang nantinya akan membentuk otak dan syaraf tulang belakang. Pada hari ke-28, atau minggu ke-4, tabung syaraf sudah menutup. Jika kekurangan asam folat, bisa beresiko gagalnya tabung syaraf menutup, sehingga bisa mengakibatkan bayi lahir cacat.

Untuk itu, bagi yang sedang berencana hamil, sebaiknya mulai menabung asam folat. Caranya, bisa dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau (bayam, brokoli, sawi hijau, kubis, selada), dan buah-buahan (alpukat, jus jeruk, jus tomat, pepaya, pisang).


Saat tlak show kemarin, Dr. Raissa Djuanda M.Gz, Sp.GK juga mengungkapkan hal yang sama. Bahwa nutrisi adalah hal yang sangat penting untuk ibu hamil dan menyusui. Selain asam folat, masih banyak nutrisi penting lain yang harus dipenuhi. Seperti karbohidrat, protein serta vitamin dan mineral lainnya.

Franda sebagai brand ambassador Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold, juga demikian. Di kehamilannya yang memasuki trimester ke-2, ia mengaku sangat tidak percaya mitos. Ia juga membagikan pengalaman berharganya tentang kehamilan yang sedang ia jalani.

Katanya, memperhatikan asupan nutrisi jauh lebih penting ketimbang mempercayai mitos yang tidak masuk akal. Dan untuk membantu melengkapi asupan nutrisinya, Franda mengonsumsi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold.

Apa yang dilakukan Franda tersebut adalah bentuk komitmennya sebagai ibu yang peduli asupan sehat.

Hm, aku jadi ingat sebuah kalimat "you are what you eat". Memang benar sih, kalau apa yang kita konsumsi baik, maka hasilnya juga akan baik.


Nah, bicara soal makanan, jadi ingat cooking class di acara Bunda PAS kemarin. Ada chef Muto yang mempraktekan cara membuat ayam gulung saus madu, salah satu menu yang baik untuk ibu hamil. Sayangnya aku tidak mencatat resepnya. Saking terkesima liat dia masak sambil melakukan trik kungfu. Haha.

Tetapi tetap saja aku beruntung sudah datang di acara keren itu. Aku juga bisa mengenal Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang saat ini sedang aku konsumsi, demi menjaga kualitas dan kuantitas ASI di masa menyusui baby cantikku, Karla.


Kalian mau kenalan sama Blackmores juga? Kepoin, yuk, di web dan akun sosmednya berikut;
Instagram : @BlackmoresID 
Facebook : Blackmores Indonesia

Kalau sudah kenal, jangan lupa untuk berkomitmen menjadi bunda PAS yang selalu peduli asupan sehat.

24 komentar

  1. Jadi mau kasih adek lagi mba���� asupan yg Pas memang dibutuhkan untuk bumil ya,,.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan cuma utk bumil kok, aku minum ini krn bisa buat ibu menyusui juga

      Hapus
  2. Tulisannya aku share ke kakak sepupuku ya, Mbak. Kebetulan dia juga lagi menyusui :) Semoga bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ASI kakakmu lancar yaaa, aamiin

      Hapus
  3. Saya juga menyusui, pengen coba arghhh. Biar berkualitas. Tfs yaa mbaa

    BalasHapus
  4. Pas lagi butuh info pas baca artikelnya
    Pas banget ada artikel bunda PAS
    Baca ulang2 ah... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, semoga manfaat teeh

      Hapus
  5. Wah ternyata selain oke buat bumil juga bisa bikin ASI mengalir deras ya mbak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari pengalamanku setelah konsumsi sih iyes bgt mba, produksi ASIku jadi lbh banyak

      Hapus
  6. Blackmores multifungsi nih, bisa buat ibu hamil dan menyusui. Awalnya aku mengira Blackmores cuma bisa untuk ibu menyusui aja mbak. Keren ih produknya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, bisa buat ibu hamil dan menyusuii :)

      Hapus
  7. Ibu menyusui dan bekerja kantoran, dan mengurus anak.. aku ga kebayang letih dan stress nya .. untung ada blackmores ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Letih dan stres pasti, tapi selalu ada pilihan utk bahagia :)

      Hapus
  8. Tuh baper deh aku kalau lihat baby sama cerita menyusui. Doain aku ya semoga segera dikasih, ini lagi promil. Asiku duku juga gak lancar, belum tahu kalau ada produk kayak gini. Sekarang udah tahu, tinggal punya bayi dulu baru beli haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lagi promil, bisa mulai jg kok minum Blackmores, buat nabung nutrisi kakaa ;) semoga lancar yaaa promilnya. :*

      Hapus
  9. Saya pun sama mba saat seminggu awal asi cuma membasahi pantat botol tapi Alhamdulillah dengan rajin pumping dua jam sekali dan minum booster seperti blackmores sekarang sudah bisa nabung asi 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makin stres ngga sih, kalo pumping tapi dapetnya cuma setetes mbasahin dasar botol. Huhu, aku bgt itu pas awal pumping untuk Baby K ini. Tp Alhamdulillah skrg udh ngaliirrr

      Hapus
  10. Senang sekali kalau ASI lancar, semoga baby K semakin sehat ya mba.

    BalasHapus
  11. iyaa kapsul Blackmores gede-gede ya, alhamdulillah sekali telan aman. Asik dong jadi ASI makin banyak. Sehat-sehat ya Karla.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, softgelnya gk lengket di lidah, jd begitu kena air minum lgsung ketelen lancaar

      Hapus
  12. Noe, dulu juga bunda waktu memberikan ASI untuk bayi laki-laki dan perempuan emang beda banget kegencaran keluar ASInya. Kenapa karena si bayi perempuan mah males ngencut sedangkan bayi laki-laki sangat kuat ngencutnya sehingga rangsangan lebih kuat pula dan menghaslkan ASI yang lebih banyak. Bunda juga nyetok ASI dengan sering memompanya, menyimpannya dalam freezer -- bunda juga dulu ibu-ibu karir, hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa-masa itu skrg udah terlewati ya Bunda, skrg bunda ada di masa bahagia nimang2 cucu. Semoga sehat terus bunda. Semoga aku jg bisa seperti bunda Yati. Aamiin

      Hapus

Sila berkomentar untuk meninggalkan jejak, supaya memudahkan saya juga untuk kunjungan balik. Cheers!