Semoga Perempuan


Saat ingin menulis ini, aku teringat postingan tentang mitos lipatan paha bayi yang kutulis kemarin dulu. Tetapi sebenarnya, kehamilan ke-4 ini bukan kehamilan yang sudah direncanakan karena percaya pada mitos itu. 

Hanya saja, saat melakukan USG 4D di Klinik Keluarga Malaka sekitar 2 bulan lalu, dan dokter bilang bahwa janinnya perempuan, aku jadi menghubung-hubungkan. Jangan-jangan mitos lipatan paha bayi itu benar. Haha.

Tetapi, aku ngga mau menganggap terlalu serius. Karena segala sesuatu terjadi pasti atas kehendak Allah. Aku berharap, dan terus berdoa, semoga janinku benar perempuan. *ehm, belum bisa percaya 100% sebelum bayinya lahir. Ehehe. Jadi, teman-teman mohon bantu doa juga ya. :)

Saat ini, aku sudah mulai mengumpulkan perlengkapan bayi khusus perempuan untuk menyambutnya saat terlahir nanti. Ngga banyak sih yang perlu dibeli. Soalnya bekas abang Ranu kan masih ada dan masih layak pakai. Seperti baby bather, kain bedongan, dan perlengkapan bayi universal lainnya. Palingan yang perlu dibeli sekarang cuma baju-baju bayi perempuan yang unyu-unyu gitu.

Selain beli, aku juga dapat hibahan preloved dari teman blogger yang kebetulan anaknya seumuran sama abang Ranu. Blognya nyenengin deh. Berisi cerita keseharian ibu dan anak dengan foto-foto yang kece. Main ke blognya bikin mata seger karena ada anak kecil cantik yang fashionable, terekam dalam foto-foto yang ciamik. Emaknya jagoan motret nih.

Coba aja klik kaitlynnamberly.wordpress.com atau intip akun instagramnya @chamarsha89 yang isinya foto anak cantik fashionable bak model profesional.

Obral-obrol soal foto, aku terobsesi untuk membuat sendiri foto new born baby photography nantinya. Jadi sekarang, aku juga sedikit-sedikit sudah mulai mengumpulkan properti fotografi untuk bayi perempuan.

Beberapa yang sudah kubeli ada tutu skirt, angel wing, chrocet rajut, knitted baby wrap dan knitted pocket background. Kebanyakan aku beli dari Shoppee karena disana ada banyak yang jual properti foto bayi. Harganya murah dan free ongkir lagi, walau dengan minimum nominal pembelian tertentu. Ada juga yang kubeli dari Lazada dan free ongkir juga. Kalau di Lazada biasanya ngga pake nominal minimum untuk free ongkir. Sayangnya koleksi prpperti foto bayi di sana kurang banyak.

Kalau ada kesamaan lain antara Shopee dan Lazada, dari pengalamanku beli properti foto bayi, adalah barangnya yang sama-dama dikirim langsung dari China. Jadi sampenya juga ngga dalam hitungan 2 atau 3 hari, melainkan minimal 15 hari baru sampe rumah tuh barang belajaan.

Mengingat sudah lumayan banyak pernak-pernik untuk bayi perempuan yang sudah kubeli, aku jadi makin kenceng berdoa, semoga bayiku yang keempat ini beneran perempuan. Doa tambahan, anaknya sholehah dan jadi penyejuk hayi orang tuanya. Aamiin.

12 komentar

  1. Kak Noe sehat2 yaaaa.... seneng banget bacanyaaa..... btw kita udah lama gak ketemu ya? aku pengen ngelus2 perutnya :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, yuk kapan ya bisa ketemuan, kangen mput juga nii

      Hapus
  2. Aamiin..berharap jg dedekny arfa nanti perempuan hhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hiyaaa, ikut mengaminkaaan, smoga ya adik Arfa dan adiknya Ranu perempuaan

      Hapus
  3. Sehat-sehat ya Mbaaak. Semoga beneran perempuan. Hehehe. Kalo engga pun gpp, jagoannya banyak. Mamanya jadi princess hehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha iya, berdoa perempuan, tp tetap tawakkal kalo memang laki2 lagi

      Hapus
  4. Properti foto buat anak cewek sama anak cowok beda ta mbak? Btw HPLnya selisih semingguan ih mbak sama aku, sehat-sehat terus ya kita nanti, terlepas bayinya cowok ataupun cewek.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda mba, kalo anak cowo kan gk pake rok. Haha. *eh

      Aamiin, semoga sehat2 dan lancar ya kita, dan bakal punya bayi seumuran niih nantii. Toss

      Hapus
  5. Waa...menariiik inii. Aku menunggu foto2 keceenya, Mbak. Semoga perempuan. ;)

    BalasHapus
  6. Aamiin.. Semoga beneran perempuan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Allah, makasih doanya mbaa

      Hapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...