Perlukah Memiliki Kompor Listrik di Rumah?

Beberapa waktu lalu, pernah terjadi kelangkaan gas LPG. Aku yang walaupun jarang masak, sempet bingung juga ketika gas di rumah habis, dan butuh masak makanan instant, tapi mau beli gas aja susahnya minta ampun. Kalau pun ada, harganya melambung tinggi. Gas melon aja yang 3kg, harganya sampai 24 ribu. Gilak ngga sih?

Gara-gara itu aku sempat terfikir untuk beralih ke kompor listrik aja. Kalau pakai kompor listrik kan udah ngga usah panik kalau kehabisan gas. Dan lagi, di Serang juga tergolong jarang terjadi pemadaman listrik. Juga sekalian biar lebih modern gitu kalau pakai kompor listrik. Haha.

Dan tipikalnya aku, kalau punya keinginan suka ngebet. Jari pinginnya pegang hape trus browsing. Cari info jenis kompor listrik apa yang bagus. Baca reviewnya, trus buka-buka toko online dan e-commerce untuk membandingkan harga. Walaupun ngga semua keinginan dan aktifitas itu berujung pada keputusan membeli. Tapi seenggaknya itu sudah cukup membuatku senang. Itung-itung windows shopping di e-mall, sambil nambah informasi tentang barang yang lagi dipengenin. Kan lumayan bisa jadi bahan apdet blog. Haha.


Contohnya tentang kompor listrik yang waktu itu banyak aku baca dan bikin aku pingin nulis ini. Awalnya aku pingin banget beli kompor listrik seperti yang pernah kuliat di rumah temanku yang kekayaannya masyaAllah. Itu loh, yang 2 tungku dan tombol-tombolnya digital. Tapi saat liat harganya yang mahal, di atas 1 jutaan, jadi nyesek juga. Lalu kutemukan alternatif kompor listrik dengan harga terjangkau merk Maspion.

Harga kompor listrik Maspion yang menurutku cocok dengan kondisi dompet juga beragam tergantung dengan jenisnya.

Saati ini ada 3 jenis kompor listrik dari Maspion yang ada di pasaran. Berikut ini informasi spesifikasi dan harga kompor listrik Maspion;

1. Kompor listrik Maspion tipe S300

Merupakan tipe kompor listrik dengan harga yang paling murah. Harganya hanya sekitar 175 ribu rupiah saja. Kompor listrik tipe 300 ini mempunyai kawat koil sebagai elemen untuk sistem pemanasan nya. Bagian body kompor menggunakan plat besi yang berkualitas dan pemanas anti lengket. Daya listriknya sekitar 600 watt atau 220 V.

2. Kompor listrik Maspion tipe S301
Menggunakan material dari stainless steel sehingga tidak mudah berkarat. Ada lampu indikator saat digunakan dan dinyalakan. Permukaan pemanas yang tidak lengket ketika digunakan memasak sehingga sangat mudah apabila dibersihkan. Daya listrik yang dibutuhkan berkisar antara 300 s.d. 600 watt atau 220 V. Harganya juga masih terbilang sangat mirah, hanua sekitar 185 ribu rupiah.

3. Kompor listrik dari Maspion tipe S302

Tipe S302 juga mempunyai permukaan pemanas yang anti lengket, sama seperti tipe sebelumnya. Bedanya, tipe 302 sudah menggunakan teknologi thermostat dan juga thermo fuse, ditambah pengaman ganda. Dengan begitu, kompor akan memutus aliran listrik jika sudah mencapai suhu panas tertentu dan lebih aman. Daya listrik yang dibutuhkan 220 V atau 600 watt. Walau merupakan tipe terbaik, harga kompor listrik Maspion tipe S302 masih tergolong murah. Hanya di kisaran 225 ribu saja.

By the way, walau pun harga kompor listrik Maspion ini murah meriah, aku tetap ngga jadi beli waktu itu. Entah kenapa tiba-tiba terlintas dalam fikiranku tentang tarif dasar listrik (TDL) yang bisa saja naik. Seperti kita tau, pemerintah punya wewenang untuk menaikkan TDL. Dan ternyata sekarang ini beneran kejadian. Aku juga sudah merasakan betapa nyeseknya bayar tagihan listrik yang tinggi selama 2 bulan terakhir ini.

Tagihan listrik yang mungkin bakal bertambah memang salah jadi satu kelemahan kalau mengandalkan kompor listrik. Tetapi di samping itu, kompor listrik punya banyak kelebihan juga, yaitu sebagai berikut;
  • Mempunyai bentuk yang simple, bahkan ada yang stylish dan modern. Tipe-tipe tertentu malah ada yang mempunyai bentuk futuristic dan merupakan tampilan teknologi modern.
  • Sangat mudah dibersihkan karena tidak mempunyai sela-sela yang tersembunyi seperti pada kompor gas.
  • Menggunakan listrik sebagai penghantar panas sehingga tidak menyebabkan bahaya ledakan seperti pada tabung gas.
  • Ramah lingkungan dibandingkan dengan kompor gas yang mengeluarkan gas ke udara.
  • Cara penggunaannya yang mudah, yang hanya perlu menghubungkan kabel ke stop kontak.

Nah sekarang, dengan melihat banyaknya kelebihan kompor listrik, dan setelah difikir lagi dan lagi, sepertinya ngga ada salahnya kalau punya satu aja kompor listrik. Buat jaga-jaga kalau kehabisan gas tengah malem, misalnya, dan perut lapar tapi makanan ngga ada, lalu yang ada hanyalah mi instant yang butuh direbus. Kan tetap bisa masak pakai kompor listrik cadangan. Toh harga kompor listrik Maspion ngga mahal banget ini. Ya kan?

Kalau kalian gimana? Punya kompor listrik di rumah?

13 komentar

  1. oh iya ya.. aku kira kompor listrik itu di atas 1000 watt loh selama ini. jadi gak pernah ngelirik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maspion ini paling gede 600 watt mba, relatif rendah lah

      Hapus
  2. Enaknya klo pake kompor listrik itu bersih. Dan anteng ga ada bebunyiannya. Tiba2 udah mateng aja yg kita masak ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba un pengalaman niih keliahatannyaa. Asik deeh

      Hapus
  3. Aku pengen nyoba pake kompor listrik, noe, tapi gak dipake setiap hari.. cuma pas klo gasnya habis aja. hehe

    BalasHapus
  4. Aku juga pengin kompor listrik, nggak was-was kebakaran krn elpiji. Nyari kompor listrik yg watt nya kecil biar tagihan listrik nggak banyak.

    BalasHapus
  5. Iya, katanya pemakaian kompor listrik itu bikin tarif listrik lebih milihil. Tapi ada hikmahnya juga kalau gas lagi langka. Hihihi. Dipakainya menyesuaikan, ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dipakai kalau kondisi darurat, hihi

      Hapus
  6. Kalau buat jaga-jaga aja boleeeh ajaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mama bo di US pake kompor listrik jg kah?

      Hapus
  7. Tertarik sama yg pertama deh

    BalasHapus

Sila berkomentar untuk meninggalkan jejak, supaya memudahkan saya juga untuk kunjungan balik. Cheers!