Trik Membersihkan Kipas Angin Dinding


Ada yang pakai kipas angin dinding di rumah? Dulu aku pakai kipas angin dingin, sebelum akhirnya beralih ke kipas angin baling-baling gede yang dipasangnya di plafond. Nah, dulu aku lumayan lama pakai kipas angin dinding. Lumayan awet karena rajin dibersihkan secsra rutin. 

Kipas angin dinding perlu dibersihkan secara berkala, paling tidak sebulan sekali. Selain untuk menjaga kualitas udara dalam rumah, pembersihan pun dapat membuat kipas angin dinding menjadi lebih awet dan nggak mudah rusak.


Ada beberapa trik untuk membersihkan kipas angin dinding. Yuk, simak caranya di bawah ini.

1. Siapkan peralatan untuk bersih-bersih seperti kemoceng, kuas kering, lap bersih, lap berdaya serap tinggi, spons cuci piring, sikat gigi bekas, dan juga cairan pembersihnya. Untuk cairan pembersih, kita dapat menggunakan sabun pencuci piring. Setelah peralatan pembersihnya sudah lengkap, jangan lupa untuk menyiapkan obeng untuk membuka baut pada kipas angin.

2. Matikan kipas angin dan lepas kabel dari stop kontak. Pastikan kipas angin berada dalam keadaan mati dan tidak terhubung listrik agak tidak membahayakan.

3. Lepaskan jeruji depan pada kipas angin dengan menggunakan obeng jika dikunci dengan baut. Beberapa model kipas angin ada juga yang tidak menggunakan baut, jadi hanya mengunci saja.

4. Pisahkan bilah-bilah dari badan kipas angin dinding

5. Bersihkan debu pada bilah-bilah dan jeruji kipas angin dengan menggunakan kemoceng. Jika debunya terlalu menempel pada bagian kecil dan dalam, gunakan kuas. Usahakan untuk melakukan pembersihan ini di luar ruangan, atau di atas tempat sampah agar debunya langsung terbuang.

6. Rendam bagian yang telah dibersihkan tadi pada ember yang berisi air dan cairan pembersih. 

7. Cuci bilah-bilah dan jeruji depan menggunakan spons cuci piring. Gunakan sikat gigi bekas untuk bagian-bagian yang sulit terjangkau. Setelah semuanya bersih, bilas dengan air bersih

10. Pada jeruji belakang dan badan kipas angin, cukup bersihkan dengan kuas bersih. Atau jika terdapat noda membandel, lap dengan menggunakan lap berdaya serap tinggi agar bagian komponen dari kipas angin tetap kering.

11. Keringkan bagian bilah-bilah dan jeruji depan menggunakan lap berdaya serap tinggi, lalu diikuti dengan lap bersih. Setelah semuanya kering maksimal, kita dapat merakitnya kembali dan aman untuk dinyalakan.

Tapi, kalau kipas angin dinding sudah mulai rusak karena udah uzur umurnya, sudah saatnya untuk ganti yang baru. Boleh juga ganti kipas angin yang baoing-baling gede kayak punyaku sekarang hahahah. Biar ngga repot, coba beli di MatahariMall.com deh. Adaberbagai varian merek kipas angin terbaik untuk di sana.

1 komentar

  1. Wahahahah, paling males dah kalo soal bersihin kipas, debunya bikin idung gatel :| Apalagi kalo udah nyolek bagian jeruji itu

    BalasHapus

Sila berkomentar untuk meninggalkan jejak, supaya memudahkan saya juga untuk kunjungan balik. Cheers!