Noetraveler.Com, Hopeless atau Hopeful?


Aku sempat hopeless sama blog www.noetraveler.com

Terfikir untuk ... udahan aja lah! Merasa ngga punya energi untuk belajar lagi. Ngga sanggup mikir untuk nulis pakai bahasa Indonesia sederhana supaya mudah ditranslate ke bahasa Inggris. Jadi yasudah, biarkan saja.

Lagipula aku terbentur realita, bahwa yang lebih kubutuhkan saat ini adalah lembaran rupiah untuk menjaga agar dapur tetap ngebul. Maka kuputuskan untuk fokus pada yang menghasilkan saja. Sampai akhirnya Desember tiba.

Desember adalah saatnya tagihan perpanjangan domain masuk ke email. Dilema yang sudah terkubur sejak lama pun muncul lagi. Abaikan tagihan dan biarkan blog itu kembali dengan domain gratisan, atau bayar aja? Kalau pun dibayar, akan dibiarkan mati suri atau berusaha menghidupkannya lagi?

Kalau melihat sampai saat ini domain itu masih aktif, sudah dapat dipastikan bahwa aku memilih membayar tagihan perpanjangan domain. Tapi nasibnya tetap sama, ngga update!

Lalu tadi pagi, ada seseorang menghubungiku via WhatSapp. Dia memperkenalkan diri sebagai PR sebuah hotel mewah di Bali. Ada kemungkinan kerja sama review dalam obrolan kami selanjutnya. Sayangnya, blog utama yang kusayang-sayang selama ini kurang cocok untuk target pasar mereka.

Sebagai hotel mewah di kawasan wisata kelas dunia, target pasar mereka adalah wisatawan mancanegara. Jadi yang mereka cari adalah blogger yang terbiasa menulis dalam bahasa Inggris, dan punya pembaca dari kalangan traveler dari luar Indonesia yang suka menjelajah dunia.

"Mba pernah nulis pakai bahasa Inggris ngga?" tanya PR hotel itu setelah melihat blog nurulnoe.com.

Aku lalu menjawab dengan sejujur-jujurnya. Bahwa aku punya satu blog khusus yang 90% tulisannya menggunakan bahasa Inggris. Pembacanya juga blogger dari luar Indonesia. Kebanyakan traveler juga. Tak lupa kuberi satu URL contoh tulisanku. Dan tau kah apa tanggapannya?

"Kayaknya lebih cocok blog noetraveler.com deh, Mba Noe. Boleh saya minta data trafiknya?"

Ya Tuhan, ditanya tulisan bahasa Inggris aja aku udah ketar ketir. Sekarang malah ditanya trafik. Makin getir saja rasa hati ini. Aku sendiri tidak berani mengatakan bahwa trafik blog yang itu sangat memprihatinkan. Tetapi sayangnya pertanyaan itu tetap harus dijawab.

"Soal trafik, blog yang itu ngga sebagus nurulnoe.com sih mba. Tapi kalau mba mau, nanti aku bisa nulis 2 versi di dua blog."

Aku mencoba memberi jawaban yang berisi penawaran. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan dan tetap berjodoh denganku. Haha.

Aku memang tak berani banyak berjanji, tetapi aku yakin tulisanku di blog noetraveler akan tetap ada yang membaca kalau diupdate. Untuk menjaring pembaca, biasanya aku sebar link melalui "hajatan" rutin a la blogger wordpress, berupa challenges mingguan.

Challenge paling besar dan banyak partisipan adalah "Weekly Photo Challenge" yang rutin diadakan oleh tim wordpress. Sesama partisipan biasanya akan saling kunjung kemudian memberi like pada postingan. Beberapa di antaranya malah dengan senang hati memberi komentar. Dari sana lah kemudian aku seperti mendapat banyak teman blogger dari luar.

Sayangnya, keputusan membeli domain TLD untuk blog wordpress gratisan itu tetap saja belum bisa membuatku rutin update blog. Sehingga trafik jeblok. Teman-teman komunitas wordpress yang sudah kenal cukup baik pun tentu malas berkunjung.

Padahal, ada banyak peluang jika aku benar-benar tekun. Seperti tawaran menarik yang kudapt tadi pagi. Helow, hotel mevvah di Bali, lho!

Dan akhirnya aku dipaksa berfikir ulang. Yakin ngga punya energi lagi untuk belajar? Yakin ngga mau memperjuangkan blog noeteaveler.com? Yakin?

Ah, sepertinya aku perlu membuat komitmen baru dengan diri sendiri. Update seminggu sekali bisa kali ya?

Satu hal yang perlu diingat, manjadda wajadda!

18 komentar

  1. Semangat mba Noe..aku yakin kamu bisa..

    BalasHapus
  2. Padahal di mataku, nurul itu adalah nurulnoe.com lho. hayuk kita semangat rul! hahaha

    BalasHapus
  3. Aku dulu kenal mb nurul karena sering update blog dan sering menang lomba.
    Semangat ya mb, yuk isi lagi tulisannya. Mayan job ripiu menanti hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, iya nih mbaa, belum bisa adil sm blog sendiri. Kebanyakan apa ya. Huahaha

      Hapus
  4. Ayoooo semangat mbaa.. masih awal thn ini. Siapa tahu Tuhan mempersiapkan banyak kejutan indah di depan sana..😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, iyaa mba Rita. Bismillah, semangaaatt

      Hapus
  5. Noe punya blog berbahasa inggris? Aku baru tahu. Karena jarang di blow up ya makanya ngga keliatan. Ayoo, di update lagi. Siapa tahu peluangnya akan datang lagi. Aku aja pengen banget punya blog bahasa inggrs, tapi baru pengen doang sih. Aku tipe yang kalau nulis inggris trus terbentur lupa grammar, suka males gitu ngelanjutinnya hahaha. Semangggatttt :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... aku malah jeblok banget lho skill english nya. Itu nulis di blog nekat ajaa

      Hapus
  6. Aku pun punya bloh english kak noe, acehtraveler.wordpress.com dan terbengkalai sudah lamA

    BalasHapus
  7. Semangat mbak.
    2017 full of hope 😘😘😘😘

    BalasHapus
  8. Kata penulis-penulis besar di berbagai belahan dunia, kalau sudah berkomitmen untuk menulis, sesibuk apa pun pasti bisa kok :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener, kudu cinta dulu aih kalo aku maaah. Supaya teguh pada komitmen Hihi

      Hapus
  9. Aih Noe, baca ini aku jadi keinget uniekkaswarganti[dot]wordpress ku jugak. Udah seabad kalik enggak update. Padahal dulu asyik deh kalau dapet tema baru dari tim wordpress.

    BalasHapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...