Gaya Hidup Sehat, Cegah Cancer!


Cancer menempati urutan nomor satu sebagai penyakit ganas yang aku takuti. Apalagi ada beberapa jenis cancer yang hanya terjadi pada perempuan. Sebut saja kanker payudara, kanker rahim, atau mulut rahim. Aduh! Menyebutkannya saja udah bikin hatiku ngilu.

Ngga kebayang kalau sampai aku hidup dengan cancer. Entah bagaimana rasanya. Bagaimana jadinya. Apa aku masih bisa senyum ceria, atau malah nangis di pojokan tiap hari. Makanya suka salut sama para survivor yang selalu terlihat semangat. Menjalani semua dengan iklas dan selalu tersenyum. Mempunyai motivasi tinggi untuk sembuh. Menjalani pengobatan dengan disiplin. Juga mengubah gaya hidup.

Gaya hidup. Barangkali terdengar paling mudah dibanding memutuskan untuk menjalani serangkaian pengobatan kanker. Operasi demi operasi. Juga kemoterapi.

Tetapi sebenarnya, mengubah gaya hidup lah menurutku yang paling berat untuk dijalani. Di antara gempuran makanan instant yang terasa enak di lidah karena MSG. Juga menjamurnya kedai kopi dan fast food resto. Ditambah perkembangan teknologi digital yang amat pesat sehingga membuat kita lupa untuk setidaknya berolah raga, atau SADARI.

Cara Periksa Payudara Sendiri
Credit: www.thegypsynurse.com

Ingat ada iklan di TV tentang kampanye SADARI (Periksa Payudara Sendiri)?

Kita bisa betah nonton drama Korea berjam-jam sampai menguras emosi. Shopping sampai kaki pegel. Karaoke sampai suara habis. Atau chatting di smartphone sampai jari keriting. Tapi kita sering lupa untuk SADARI yang hanya butuh waktu 5 sampai 15 menit saja.

Yes. Gaya hidup yang menawarkan keasikan memang membuat kita lupa akan bahaya cancer yang mengancam.

Mengapa Harus Mengubah Gaya Hidup?


Faktanya, sel kanker adalah mutasi gen atau sel-sel di dalam tubuh, menjadi sel yang tidak normal dalam jumlah besar dan menyerang tubuh.

Mutasi gen biasanya terjadi saat pembentukan sel-sel baru, yaitu ketika sel membelah diri dalam jumlah besar dan tak terkendali.

Penyebab mutasi gen bisa karena faktor genetik (turunan) atau karena gaya hidup yang tidak sehat.

Kalau faktor genetik mungkin memang sulit untuk menghindari resiko kanker. Tetapi untuk kita yang sehat dan ngga ada riwayat kanker dalam keluarga, kita bisa memilih gaya hidup sehat untuk menghindari resiko kanker.

Mutasi gen yang bukan karena faktor genetik biasanya disebabkan oleh hal-hal berikut ini:
  1. Terpapar bahan kimia dan racun: nikel, asbes, benzena, klorida vinil, aflatoksin. Dalam asap rokok dan tembakau terdapat setidaknya 66 bahan kimia dan racun pemicu kanker. Jadi plis atuhlah berhenti merokok.
  2. Patogen atau mirkoorganisme penyebab penyakit: Human papillomavirus (HPV), virus Epstein-Barr  (EBV), virus hepatitis B dan C, ataupun bakteri lain.
  3. Radiasi: uranium, sinar UV dari matahari, radiasi sinar alfa, beta, gamma, dan sinar X.
  4. Bisa juga disebabkan oleh hal lain seperti hormon, obesitas, kurang berolahraga, penggunaan pil KB atau suntik KB dalam jangka panjang, dan peradangan kronis.


Dalam penjelasan di atas, jelas terlihat bahwa faktor pemicu kanker bisa terjadi karena gaya hidup. Seperti merokok dan kurang olah raga. Belum lagi asupan makanan yang tidak dijaga. Sukanya fast food atau, atau apa aja dimakan dan sesukanya, kemudian jadi kegemukan (obesitas).

Ah, si Anu juga perokok dan bla bla bla, tapi ngga kena cancer dan umur panjang tuh!

Itu, si Ono juga sering terpapar bahan kimia tapi sehat-sehat aja.

Mungkin ada yang menjadikan contoh semacam itu untuk ngeles, saking beratnya menjalani gaya hidup sehat. Hanya yang perlu diingat, kondisi kekebalan tubuh setiap orang berbeda. Dipengaruhi juga dengan apakah dia rajin berolah raga atau tidak, dll.

Kita tidak pernah tau bagaimana gen dan segala sel dalam tubuh kita bekerja. Dan tidak pernah tau sekuat apa tubuh kita saat menerima makanan atau minuman yang tidak baik untuk dikonsumsi. Jadi, mengapa tidak memutuskan untuk memilih gaya hidup sehat untuk menghindari kanker?


Seperti Apa Sih Gaya Hidup Sehat?


Selalu ingat 6 hal ini untuk pola hidup lebih sehat demi mencegah cancer.

1. Minum Air Putih

Ingatlah bahwa air putih selalu lebih baik jika dibandingkan dengan minuman lainnya yang berwarna. Ngga heran kalau banyak dokter menyarankan untuk mengkonsumsi setidaknya 8 gelas air putih perhari. Air putih memiliki manfaat yang baik bagi tubuh untuk menetralisir racun di dalam tubuh dan melancarkan metabolisme sehingga tubuh terasa lebih segar dan sehat. 

Akan lebih baik lagi jika yang dikonsumsi adalah air alkali dengan PH tinggi. Saat ini banyak beredar di pasaran dan mudah didapatkan. Ada yang melabelinya dengan nama kangen water, ada juga oxy water, oxy1, banyak. Alat untuk membuat air alkali pun sekarang banyak jual. Silakan beli kalau memang mampu, karena harganya ngga murah.

2. Sarapan Sehat

Ingatlah untuk selalu tidak melewatkan sarapan di pagi hari sebelum jam 9. Sarapan menjadi penting karena memberi asupan energi sebelum beraktifitas dan menjalani rutinitas harian diluar rumah,. Mengapa? Karena kita membutuhkan suplai energi pada saat tubuh melakukan aktivitas. Tetapi perlu diperhatikan juga apa yang sebaiknya dikonsumsi saat sarapan. 

Oatmeal coklat keju pisang

Teori-teori baru yang berkembang saat ini memunculkan istilah Food Combaining yang menganjurkan sarapan buah di pagi hari. Hindari kopi atau teh. Jangan juga karbo terlalu banyak yang justru membuat ngantuk, karena karbo membutuhkan proses yang lebih lama saat dicerna. Kalo udah ngantuk terus tidur atau males gerak kan bahaya. Aku sendiri sekarang lebih banyak sarapan oatmeal dengan potongan buah.

3. Aktivitas Seimbang

Ingatlah bahwa tubuh mempunyai hak untuk bahagia. Istirahat sejenak di sela aktifitas agar tidak kecapekan. Jangan diforsir. Tidur yang cukup dan berkualitas di malam hari. Jangan begadang. Stretching kalau sudah kelamaan duduk atau berdiri. Lemaskan otot. 

Ini usaha agar jangan sampai sakit. Karena kalau kita sakit, daya tahan tubuh menurun, virus makin mudah menyerang. Kondisi bisa makin memburuk dan biasanya akan ditangani dengan obat. Obat juga mengandung bahan kimia, fyi. Itulah sebabnya lebih baik mencegah daripada mengobati.

4. Hindari Pola Makan Yang Tidak Sehat

Seperti sudah kusinggung di atas tadi, makanan ngga sehat punya daya tarik yang sangat kuat. Sebuat lah makanan cepat saji, makanan berlemak tinggi, makanan dengn MSG yang super gurih, minuman yang beralkohol atau juga soda.

Jangan lupa untuk makan teratur, jangan suka telat-telat. Ada baiknya ikuti teori Food Combaining. Ini aku juga masih PR banget, tetapi sudah berusaha mengurangi makan fast food, mi instan, no MSG, dan menghindari kopi.

5. Olah Raga

Imbangi dengan olah raga. Setidaknya seminggu sekali. Olah raga di atas kasur juga bisa kalau ngga mau yang berat-berat, seperti sit-up atau gerakan mengayuh sepeda. Jogging atau jalan kaki 30 menit juga tergolong olah raga ringan namun memberi dampak yang sangat baik bagi kesehatan tubuh terutama jantung.

6. Be Happy

Hindari stress. Jangan lupa bahagia. Alihkan perhatian dari hal-hal yang menyebabkan energi negatif. Lebih baik menyibukkan diri ke hal-hal yang menyenangkan. Temukan caramu untuk membahagiakan diri. Bisa dengan traveling, shopping, blogging atau lainnya. Ingatlah bahwa stress berlebih bisa mempengaruhi hormon, dan hormon yang tidak seimbang bisa menjadi masalah bagi kesehatan, termasuk memicu cancer.


Selain keenam hal di atas, jangan lupa untuk berhenti merokok. Temukan alasan mengapa kamu harus berhenti. Alasan setiap orang pasti berbeda-beda. Kalau memang ngga takut cancer karena rokok, setidaknya pasti ada alasan lain untuk stop rokok. 

Kalau Ojrahar, berhenti merokok karena diawali rasa bahagia setelah aku hamil. Dasarnya aku juga ngga suka bau rokok. Dari pada aku ngga mau didekati pas dia pingin elus-elus perut karena dia bau rokok, kan mending berenti. Ya kan. Cinta mengalahkan segalanya. Eaa.

Begitu pun kita, kalau cinta pada diri sendiri, seharusnya bisa ubah gaya hidup menjadi lebih sehat untuk mencegah cancer.



28 komentar

  1. Kakak ipar dulu meninggal setelah sakit lamaaaa banget, ternyata seluruh bagian dalam tubuhnya kena kanker. Sempat dioperasi tapi dokter cuma buka perutnya terus udah nggak ngapa-ngapain karena sel kankernya udah kemana-mana, angkat tangan. Cuma diambilin sampel yang udah gede banget, hiii ngeri liatnya. Nah, ternyata si kakak ini pola makannya berantakan banget. Terus yang disorot sama dokter, kakak ipar ini sering sekali konsumsi mi instan dan biskuit gitu. Naudzubillah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya Allah, sedih baca nya. Dengan lihat pengalaman kayak gitu, moga kita makin aware ya untuk menghindari cancer.

      Hapus
    2. Ya Allah aku jadi merinding :(

      Hapus
    3. Samaa mba +salma saputra :(

      Hapus
  2. Kurang lebihnya memang mengatur pola hidup.
    Saya nih masih berusaha terus...
    Soalnya lingkungan sangat menggoda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, godaan lingkungan memang sangat kuaaatt

      Hapus
  3. Iya Noe, makasih ya sudah mengingatkan be happy. Always menjadi kebiasaan aku klo bangun tidur, smile smile and be happy

    BalasHapus
  4. Semoga kita tidak terkena kanker payudara. Aamiin.

    BalasHapus
  5. sadari ini pencentusnya dr.ananto sudohutomo dia juga pengagasmusuem kanker pertama di dunia

    BalasHapus
  6. Mama dan eyangku meninggal karena kanker mba. Dan tugasku berat agar tak terkena kanker :(

    BalasHapus
  7. time line n teman blog banyak bahas ini...

    semoga dwngan ini masyarakat semakin sadar..dan berusaha mencegahnya...

    BalasHapus
  8. Pola makan dan olahraga teratur yang masih berat buat sebagian kita. Sering jajan fast food bahkan junk food.
    Olahraga? Banyaaak banget alesannya -___-

    Aku godaannya masih mie instan ni Mba. Huhu, harus dikurangi lagi. Ngeri baca ceritanya Mas Huda :(.

    BalasHapus
  9. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan ya Noe. Ngeri kalo sampai terkena kanker.

    BalasHapus
  10. memang harus mengubah pola hidup..denger cerita mas eko jadi ngerii,..aku suka bangeet mie instaann,,aaakk

    BalasHapus
  11. Semoga kita selalu disehatkan ya mba,aamiin
    dan yg terkena lekas disembuhkan, aamiin.

    BalasHapus
  12. Kemarin baru saja mendampingi ayahanda operasi, mba Noe...sediih sekali rasanya.
    Karena ayah tipe orang ga males makan buah dan sayur.

    Gimana bs kena tumor?

    Semoga Allah melindungi kita semua dari penyakit berat seperti ini.
    Aamiin.

    BalasHapus
  13. Minum air putih masih jd PR... semoga dijauhkan dr cancer.. aamiin

    BalasHapus
  14. Be happy yaa? Hmmm... Aku happy nih kalo diajakin mba Noe jalan-jalan. Gimana dong? 🙈

    BalasHapus
  15. Kanker memang serem, pernah punya kawan yang istrinya meninggal karena kanker

    BalasHapus
  16. Beneran deh pola hidup sehat itu penting. Sering lembur, makan yang instan, dll bikin penyakit ini datang di usia yang lebih muda

    BalasHapus
  17. Beberapa tahun lalu, dokter pernah memvonis saya. Dan, untuk beberapa saat dunia saya kayak berhenti. Pokoknya mending berusaha hidup sehat aja, lah. Walaupun saya juga masih jadi PR banget untuk benar-benar disiplin :)

    BalasHapus
  18. emang salah satu penyebab masalah itu ya, gaya hidup dan pola hidup ya mba, kita suka malaes dan maunya yang mudah aja

    BalasHapus
  19. Palaing penting..be happy! Jangan pernah lupa bersyukur yaaa. Aku suka dengan infografisnya..membantu banget ya Noe. dan jangan lupa..Sadari bisa membantu untuk deteksi dini. Thanks for joining my GA..Good luck yaaa!

    BalasHapus
  20. Ah, aku masih seneng minum teh sama kopi nih. :( Kapan yaa bisa sarapan buah lagi sekarang :(

    BalasHapus
  21. Hidup sehat emang berat, tapi kalo bukan kita, siapa lagi yang mau jadi orang pertama yang sayang sama diri kita sendiri? Thanks for sharing mbaknya.

    Salam,
    Syanu.

    BalasHapus

Sila berkomentar untuk meninggalkan jejak, supaya memudahkan saya juga untuk kunjungan balik. Cheers!