Selasa, 17 Mei 2016

Tips Mudah Memilih Jilbab Khimar Bagi Muslimah

Holla! Ada yang suka pakai khimar? Aku belum nih. Masih sebatas berkerudung, belum khimar. Hehe. Dulu sempat pakai khimar, waktu masih SMA. Ngga tau kenapa sekarang kok malah mengalami penurunan. *tutup muka pakai bantal*

Memang, bagi kaum muslimah, salah satu kewajiban yang harus dipenuhi adalah menutup aurat dengan selalu memakai hijab dan busana muslim. Definisi hijab dan busana muslim itu sendiri menurutku masih luas. Dan setiap muslimah bebas mau pilih pakai kerudung biasa atau model jilbab khimar yang lebar.


Baik kerudung biasa, maupun khimar, menurutku intinya tetap sama, yaitu untuk menutup aurat. Dan yang penting ngga ngetat sehingga jelas membentuk kelukan badan yang wow itu. 

Nah buat yang ingin tetap memakai khimar namun juga ingin tampil modis, jangan khawatir. Karena saat ini busana muslim dan hijab telah didesain dan disesuaikan dengan perkembangan dunia fashion, sehingga para muslimah tetap bisa tampil modis dengan hijab ataupun khimar.

Seperti yang udah pernah aku tulis di beberapa blog post sebelumnya, hijup.com bisa jadi salah satu referensi toko onlone yang menyediakan berbagai pilihan hijab trendy, seperti juga Jilbab Khimar yang akan menutup aurat dengan sempurna, dengan desain yang fashionable. 

Nah, agar khimar bisa lebih menunjang penampilan, berikut ini ada beberapa tips dalam memilih hijab khimar bagi kaum muslimah:

Pilih khimar dengan bahan yang tebal dan tidak transparan

Saat menggunakan kerudung syar’i seperti khimar, harus dipastikan tidak terlihat bayangan rambut, telinga, bentuk dan lekuk leher. Jika khimar yang akan dipakai terbuat dari bahan yang tipis, sebaiknya pakai dalaman kerudung, atau pakai satu lembar lagi kain kerudung dan dipakai dpbel. Atau sebaiknya, pilih khimar dari bahan tebal, seperti dari bahan woolpeach, imperial, saten, wollcrepe. Oya, di hijup, tersedia jilbab khimar dengan bahan tebal terbaik dan memberikan kenyamanan saat dipakao.

Pilih khimar dengan ukuran panjang 

Khimar yang sesuai syariat Islam adalah yang menjukur menutupi dada dan bahu. Kalau ngga menutup dada dan bahu, berarti bukan khimar ya. Nah, jika khimar berbentuk kerudung segi empat, pilih khimar berukuran 110 cm x 110cm. Akan lebih baik lagi jika ukurannya lebih panjang yaitu 150 cm x 150 cm. Jika dari jenis pashmina, pilih pashmina berukuran lebar 70-75 cm dan panjang 180-200 cm. 

Sesuaikan khimar dengan busana yang dipakai

Bukan hanya khimar yang memerlukan pertimbangan dalam memilihnya, gamis juga memerlukan pertimbangan yang sama, seperti bahan yang tebal, longgar, dan menutup aurat. Agar tampil serasi, kita harus pandai memadu-padankan warna khimar dan gamis. Jangan sampai tabrak lari warnanya ha! 

Jadi itulah 3 tips sederhana memilih khimar yang sesuai dengan aturan Islam, pastikan juga kamu mengunjungi hijup.com untuk mendapatkan khimar terbaik masa kini. Tapi jangan tanya kapan aku bisa pakai khimar ya! Hehe. Tapi boleh lho kalau mau mendoakan yang baik-baik. ;) 

9 komentar:

  1. duh kalo ak pake khimar keliatan lebih langsing ga ya? #yakalee

    BalasHapus
  2. Yang suka bingung tu, pilih bahan gamisnya. Pengennya si yg dari bahan kaos, tapi umumnya kan malah suka nge-press di badan ya? Ada ide?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katun jepang aja mba Rahayu, aku jg kurg suka bahan kaos apalagi jersey. Nyeplak badan

      Hapus
  3. Aku suka khimar dengan bahan yang gak Berat, katun gitulaah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, yg penting gk gampang kusut dan adem yaa

      Hapus
  4. Kerudungku klo kepanjangan dikit langsung nyangkut2 di handle pintu setiap kali aku keluar masuk ruang kantor :) Kudu belajar jalan lebih kalem lagi nih biar bisa pake khimar yg panjang gini. Mau ceki2 khimar di Hijup aaahh.. yg di foto itu bagus, aq suka warnanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya yaah, warnanya kalem itu dan kayaknya netral jg ;)

      Hapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...