Senin, 09 Mei 2016

Petualangan Boci, Game Interaktif Baru Untuk Maska


Sebenarnya, aku kurang suka kalau Mamas & Kakak main game di smartphone. Apalagi kalau sampai kecanduan. Untuk itu aku berusaha memberi alternatif mainan kepada mereka. Mainan apa saja yang bisa membuat mereka merasa asik. Mulai dari mainan anak-anak seperti balok bongkar pasang, alat olah raga seperti sepatu roda, sepeda, atau raket, juga alat musik seperti pianika dan gitar.

Tetapi aku juga sadar, jaman sudah berubah. Percuma juga melarang main game di rumah. Karena bisa saja mereka mencuri waktu untuk main game di rumah teman atau di sekolah dengan gadget temannya. Solusinya bagaimana?

Aku tetap membolehkan anak-anak main game. Selama game itu aman untuk anak-anak. Ya kan sekarang banyaak game yang bahaya. Entah ktu disisipi konten po*n, atau aksi keker*san. Makanya sebelum install dan dimainkan anak-anak, aku selalu cek dulu. Kalau OK, baru deh boleh dimainkan anak-anak.

Seperti beberapa hari lalu saat anak-anak mulai bosan dengan game mewarnai. Mereka minta diganti dengan game yang baru. Kebetulan aku juga baru blog walking ke blog parenting milik teman. Di sana diulas game petualangan yang aman, interaktif dan edukatif. Petualangan Boci namanya. 


Aku search di Google PlayStore dengan kata kunci "Petualangan Boci". Hasil pencarian ternyata menunjukkan ada lebih dari 1 game. Karena gadget khusus game untuk anakku memorinya kecil, jadi aku install satu dulu yang Petualangan Boci 1: Warna.

Petualangan Boci 1: Warna


Ukuran file yang harus diinstall cukup besar yaitu 45 megabytes. Tetapi jumlah tersebut tentu jauh lebih kecil dibanding game-game lain yang filenya sampai ratusan megabytes. 

Setelah terinstall, aku langsung buka aplikasi gamenya. Dan aku langsung disambut dengan ajakan untuk menginstall game seri lainnya. Aku klik silang, lalu muncul halaman awal game.

Ada 4 menu pilihan untuk memainkan game:
  1. Petualangan Boci Dibacakan Oleh Aplikasi. Klik menu pertama di pojok kiri atas untuk mengikuti petualangan Boci. Ini cocok untuk anak yang belum bisa membaca, atau anak-anak yang senang dibacakan dongeng. Nanti ada scene dengan narasi yang diceritakan dengan suara perempuan. Setiap satu scene kalau sudah selesai dibacakan narasinya, anak tinggal tekan tombol next untuk melihat dan mendengar lanjutan cerita petualangan sampai selesai
  2. Petualangan Boci Baca Sendiri. Pilihan menu ini ada di pojok kiri bawah. Isinya sama dengan menu pertama, yaitu petualangan Boci bersama Katu. Bedanya, pada pilihan ini tidak ada suara yang membacakan narasi cerita. Ini cocok bagi anak yang sudah bisa membaca dan ingin membaca sendiri kisah petualangan Boci
  3. Experiment. Menu experiments ada di pojok kanan atas. Isinya adalah percobaan membuat kombinasi 3 warna dasar untuk menghasilkan warna-warna baru. Misal, mebcampur warna merah dan kuning akan menghasilkan warna orange. Mencampur warna merah dan biru akan menghasilkan warna ungu. Atau mencampur warna kuning dan biru untuk mendapatkan warna hijau. Sayangnya pada permainan eksperimen warna ini hanya bisa mencampur dua warna dasar saja. Padahal ada warna lain yang bisa dihasilkan jika bisa mencampur 3 warna. 
  4. Soundtrack. Menu ini ada di pojok kanan bawah. Di sini kita akan diajak untuk bernyanyi. Ada video clip beserta tex syair lagunya. Syair lagunya ceria dan berisi motivasi. Aku suka bagian ini; "jika terjatuh, jangan menyerah!"


Sinopsis Petualangan Boci


Boci adalah seekor bunglon yang senang bermain lumpur. Boci bisa menghabiskan banyak waktu setiap hari untuk bermain lumpur bersama sahabatnya, Katu. Tak jarang ayah & ibu Boci harus mengingatkan Boci untuk berhenti bermain. Sebab jika kelamaan, ayah & ibu khawatir Boci bisa sakit. Apalagi rumah boci juga jadi banyak kotoran lumpur.

Ayah & ibu Boci meminta Boci untuk membantu membersihkan rumah. Saat akan membersihkan rumah, kita diajak untuk mencari ember berwarna biru, kemudian menyentuh ember dengan jari dan mengarahkan ember tersebut ke bagian-bagian yang terkena lumpur dengan jari. Dengan begitu, rumah menjadi bersih kembali. 

Dalam kegiatan membersihkan rumah ini terselip pelajaran moral berupa tanggung jawab. Serta mengajak anak berinteraksi dan berfikir saat harus mencari ember dan melakukan gerakan membersihkan rumah.

Cerita selanjutnya, ayah & ibu Boci harus pergi meninggalkan rumah. Ayah & ibu berpesan kepada Boci untuk tetap di rumah. Mereka khawatir terjadi sesuatu kepada Boci jika main di luar. Sebab, di kuar ada kucing aneh.

Setelah ayah & ibu pergi, Katu datang dan mengajak Boci main. Awalnya Boci menolak, tetapi akhirnya Boci pergi main juga setelah tergoda rayuan Katu.


Saat asik bermain lumpur, kucing aneh pun muncul. Kucing itu hendak menangkap Boci. Segala cara Boci lakukan untuk kabur. Sampai ada adegan yang paling menegangkan yaitu ketika Boci mencoba lari lewat terowongan kayu yang ternyata ujungnya buntu. Kucing yang terus mengejar lalu menunggu di depan terowongan. Boci terjebak!

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Coba deh diinstal game-nya. Sebab selama mengikuti petualangan, kita diminta untuk aktif dalam jalan ceritanya. Ya, seperti dalam film kartun Dora The Explorer aja gitu. Masih inget kan yah yang perbah nonton Dora? Setiap ada masalah, kita diminta untuk membantu memecahkannya. "Mau kah kamu menunjukkan kemana jalan menuju bukit?" begitu tanya Dora.

Nah kalau di Petualangan Boci seri 1 yang tentang warna ini, kita juga diminta membantu setiap kali Boci menghadapi masalah. Misalnya saat Boci ingin mengelabui kucing dengan cara menyamar dan berganti warna kulit. Saat boci menempel pada apel, kita diminta memilih warna yang sama dengan apel supaya Boci bisa berubah warna sesuai dengan pilihan kita.

Jadi, game Petualangan Boci ini juga bermanfaat untuk menstimulasi kecerdasan anak, problem solving, serta menambah pengetahuan baru lainnya. Dan yang penting, game nya aman. Tidak mengandung konten yang bahaya, dan sangat asik dimainkan. Mamas & Kakak suka sekali memainkan Petualangan Boci seri Warna. Nanti aku mau install seri lainnya juga.

***

Download aplikasi Petualangan Boci di AppStore atau Google Play

24 komentar:

  1. Gadget dan internet tak selamanya berbahaya utk anak ya Mom ��

    Tinggal kita pintar menyeleksinya ��

    BalasHapus
  2. Faris nih pernah mainan ini. Tapi terus jadi ketagihan deh, makanya sekarang kubatesin banget main gadgetnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada waktu tertentu ya mba untuk main game, jd gk setiap saat ;)

      Hapus
  3. Anakku jg suka bgt main boci.. seru dan mendidik yaa.. aku jg tau dari hasil bw hehehe..

    BalasHapus
  4. bagus juga buat ibunya yang gak punya ide permainan :)

    BalasHapus
  5. Bagus banget buat referensi game nantinya kalau intan udah gedhe.tp gak mau ngelonggarin jg main gadget gt....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya che, harus ttp didampingi ;)

      Hapus
  6. Bagus banget buat referensi game nantinya kalau intan udah gedhe.tp gak mau ngelonggarin jg main gadget gt....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bikin jadual ya chee, ada wkt main, ada wkt belajar dan kegiatan lainnyaa

      Hapus
  7. aplikasi petualangan boci bisa menjadi andalan anak dlm bermain game ya Nurul...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Dewi, andalanku jugaa

      Hapus
  8. wah aku kemarin juga baru nyari info tentang boci, berarti bisa untuk bayi juga ya say

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Liza, kalo sama bayi kita ikut nemenin, supaya hp ngga digigit juga :D

      Hapus
  9. Wah, banyak pilihannya ya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pilih aja game yg disuka di boci mba

      Hapus
  10. Setuju banget kalo game Boci ini bermanfaat untuk menstimulasi kecerdasan anak! :)

    Soalnya gara2 main Boci yg Alfabet,anakku jadi lumayan hapal huruf2..heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah, aku blm install yg alfabet. Nanti malem deeh

      Hapus
  11. Tidak ada konten berbahaya, itu yang paling penting dari aplikasi ini.

    BalasHapus
  12. Fira juga sudah mulai kecanduan nich, apa apa narik hapeku buat main gim mi, duh...okelah aku coba petualangan boci ya, sekalian bisa buat belajar ya

    BalasHapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...