Rabu, 27 April 2016

Perlengkapan Wajib Pejuang ASI


Lain ladang lain belalang, lain dulu lain sekarang. Kalau dulu aku ngga begitu perhatian dengan perlengkapan wajib saat menyusui, sekarang rasanya ngga bisa kalau ngga punya. Apalagi aku kepingin banget bisa memberi asi exclusive walau pun harus kerja dari pagi sampai sore.

Belajar dari pengalaman terdahulu, aku ngga mau lagi kalau anakku harus berhenti ASI sebelum dua tahun. Penyebabnya yang pertama dulu karena aku hamil lagi saat Mas Daffa’ baru berumur 1 tahun 3 bulan. Kalau masa menyusui si Kakak, aku sempat memerah sampai umurnya 9 bulan. Setelah itu, karena kurangnya pengetahuan, produkdi asi menurun dan akhirnya berhenti saat umur Kakak 1 tahun 6 bulan.

Sekarang setelah menyusui anak untuk ketiga kalinya, baru sadar bahwa dulu aku bego banget. Banyak kesalahan yang kulakukan sehingga menyusui ngga bisa sampai 2 tahun. Apa saja penyebabnya nanti aku tulis terpisah. Tetapi yang jelas karena kurangnya pengetahuan, sehingga berpengaruh juga terhadap kurangnya persiapan dan perlengkapan yang wajib dimiliki selama menyusui.

Jadi apa saja perlengkapan laktasi yang harus dimiliki selama menyusui? Yuk simak satu per satu!

Freezer

Freezer adalah yang pertama dan utama untuk dimiliki. Kalau bisa sih punya freezer khusus untuk ASIP. Tujuannya supaya ASIP tidak terpengaruh oleh bau dan aroma makanan lain yang disimpan bersamaan. 

Tetapi jika tidak memungkinkan untuk memiliki freezer khusus, bisa juga disimpan di freezer kulkas biasa. Hanya saja jika freezer pada kulkas biasa, daya tampungnya tidak banyak, dan umur ASIP tidak tahan lama.

Botol Kaca

Berdasarkan ilmu yang kudapat dari seminar atau kelas menyusui, botol kaca adalah yang terbaik untuk menyimpan ASIP dalam waktu yang lama. Alasannya karena botol kaca bebas dari bahan kimia berbahaya seperti BPA yang biasa digunakan dalam pembuatan botol plastik. 

Memang sih, botol plastik yang sekarang ini banyak juga yang sudah BPA Free, terutama jika botol tersebut memang diproduksi untuk bayi. Tetapi botol plastik tetap memiliki kelemahan dibanding botol kaca asi.

Berikut ini kelebihan botol kaca dibanding botol plastik:
  • Botol kaca lebih mudah dibersihkan karena lemak susu tidak menempel pada kaca. Sebailknya, butuh usaha lebih untuk membersihkan botol plastik karena lemak susu sangat mudah melekat pada plastik.
  • Botol kaca tidak mudah tergores dan akan tetap bening walau digunakan berulang-ulang dalam waktu lama. Sebaliknya, botol plastik mudah tergores dan lama-kelamaan warnanya bisa berubah menjadi buram.
  • Botol kaca harganya lebih murah dibanding botol plastic sehingga lebih ekonomis.
  • Botol kaca dapat disterilkan dengan cara direbus atau penggunakan sterilizer dengan aman. Sedangkan botol plastik, dikhawatirkan ada bahan kimia (BPA) terlepas saat proses sterilisasi.

Untuk poin terakhir, penting untuk diperhatikan jika membeli botol plastic, PASTIKAN BPA FREE!

Selain dengan botol, ASIP juga bisa disimpan menggunakan plastik khusus ASI. Aku pernah pakai plastik ASI, memang praktis dan ruang penyimpanan (freezer) jadi muat lebih banyak. Tetapi dari sisi biaya plastik asi terbilang mahal karena tidak re-useable, alias sekali pake buang. Boros atuh lah!

Cooler Bag

Cooler bag adalah tas yang dibuat khusus untuk menjaga suhu di dalam tas sesuai yang kita inginkan saat membawa makanan atau minuman. Cooler bag biasanya tebal karena bahannya berlapir-lapis. Salah satu lapisannya adalah aluminium foil yang berperan untuk mempertahankan suhu di dalam tas dan agar waterproof.

Itu sebabnya, cooler bag berperan penting dalam menjaga kondisi ASIP agar tidak cepat rusak, terutama saat dalam perjalanan. Baik dalam perjalanan membawa ASIP dari kantor ke rumah, atau saat berpergian lainnya. Fungsi cooler bag tentu akan lebih maksimal jika menggunakan ice gel.

Ice Gel

Ice gel digunakan bersamaan dengan cooler bag, untuk membawa ASIP (misal: dari kantor ke rumah saat pulang kerja). Sesuai namanya, ice gel adalah jelly dalam kemasan yang dibekukan menjadi es sebelum digunakan. 

Setelah beku, masukan ice gel ke dalam cooler bag untuk menciptakan suhu dingin dalam cooler bag, sehingga ASIP aman di simpan di dalamnya selama dalam perjalanan. Biasanya, suhu dingin dalam cooler bag dengan ice gel bisa tahan selama 16 jam.

Breast Pump

Last but not least, breast pump juga penting untuk dimiliki. Walau pun sebenarnya memerah ASI menggunakan tangan pun bisa. Tetapi kadang kita juga tidak memiliki banyak waktu untuk pumping. Terutama untuk ibu-ibu bekerja yang super sibuk jika di kantor. Sedangkan memompa menggunakan tangan biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk itulah breast pump menjadi penyelamat karena proses pemerahan bisa lebih cepat.

Menyoal breast pump, kira-kira mana yang lebih cocok untuk dimiliki? Electric breast pump atau manual breast pump? InsyaAllah kapan-kapan aku buat ulasannya.

8 komentar:

  1. enak yg elektrik gak cape hehehe

    BalasHapus
  2. aku malahan pakai breat pump buat anak ke 2 aja, pas anak ke 3 udah gak pake breast pumpnya udah gak ada he he he malahan lebih praktis ggak usah steril2 breast pump cukup cuci tangan saja ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku kok gampang pegel kalo pake tangan, dan ngga bs cepet :D

      Hapus
  3. Waktu Faris dulu aq juga udah mulai pake breast pump elektrik. Klo pas Vivi blm mudeng peres2an gini hihihii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi... Samaa, anak pertama kedua jg blm mudeng sm pompa asi. Aku perah pake tangan ajaa

      Hapus
  4. breastpump favorit saya yang medela harmony.. manual aja yang murah meriah hore.. abis pake harmony dilanjut ama teknik marmet lumayan bisa nambah 20ml... katanya elektrik agak berisik ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apaaaa itu teknik marmet. Haha kudet kaan aku

      Hapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...