Senin, 01 Februari 2016

Cara Mengetahui & Mengembangkan Bakat & Minat Anak


Aku mungkin tak bisa memberikan atau menjanjikan masa depan yang gemilang untuk anak-anakku. Tetapi setidaknya, aku bisa berusaha menyiapkan mereka untuk meraih cita-cita dan kesuksesan di masa depan sejak dini. Salah satu caranya tentu dengan mendorong mereka belajar sesuai bakat dan minatnya masing-masing. Itu sebabnya ku sangat bersemangat ketika melihat banner acara Sun Life Edufair di laman facebook beberapa hari lalu.

Acaranya digelar selama 4 hari berturut-turut mulai Kamis (28/1) sampai dengan Minggu (31/1), bertempat di main atrium Senayan City Mal. Aku memilih untuk datang ke acara itu pada hari terakhir karena tema talk show nya yang menarik. 


"Ketahui Bakat Minat Anak Anda"


Hadir sebagai nara sumber adalah Anna Surti yang seorang Family & Child Psikologist Expert, dan Wirasto Koesdiantoro - atau akrab dipanggil Pak Ito - yang merupakan Chief Officer Agency PT. Sun Life Financial Indonesia. Ada juga Mba Prameshwari Sugiri sebagai nara sumber. Beliau adalah Chief Community Officer di komunitas @ParentingINA dan @Ayahbunda


Menurut Mba Prameahwari, salah satu cara untuk mengetahui apa potensi, atau bakat dan minat anak adalah dengan membiarkan anak-anak memilih sendiri apa yang mereka sukai. 

Membiarkan anak-anak memilih tentu bukan melepaskan dan membebaskan tanpa tanggung jawab. Sebagai orang tua, kita harus turut berperan aktif dan mendampingi anak-anak untuk menemukan apa bakat dan minat tersebut.

Caranya dengan memberikan banyak pilihan kegiatan atau mencoba banyak hal. Misalnya, mencoba berbagai alat musik, berbagai kegiatan olah raga, atau menulis, menggambar, melukis, dan permainan lain seperti lego atau robotic.

Jangan lupa untuk mengajak anak bicara, dan dengarkan apa pendapat mereka. Seperti apa pengalaman dan perasaan mereka, dan apa yang paling mereka suka dan ingin dipelajari lebih dalam.


Dan menurut Mba Prameshwari, ada satu hal yang perlu diingat oleh ortu dalam mengenali potensi anak, bahwa ortu juga harus jeli dan mengenali betul apa itu potensi. Bahwa potensi bukan hanya hal-hal yang luar biasa seperti pandai bermain bola atau pandai melukis. Potensi anak juga mencakup hal-hal yang tampak sederhana namun sebenarnya sangat istimewa, seperti rasa peduli terhadap orang lain.

Keistimewaan tersebut juga dibenarkan oleh Anna Surti. Psikolog yang memiliki akun twitter @AnnaSurtiNina ini kemudian menjelaskan 8 Kecerdasan Majemuk pada anak. 

8 Kecerdasan Majemuk


Sebagai orang tua, kita juga harus memahami 8 jenis kecerdasan majemuk, agar mudah mengenali apa potensi anak. 8 kecerdasan tersebut adalah;

1. Kecerdasan Musik
2. Kecerdasan Gambar
3. Kecerdasan Logika
4. Kecerdasan Kata
5. Kecerdasan Tubuh
6. Kecerdasan Orang Lain
7. Kecerdasan Diri Sendiri
8. Kecerdasan Alam


note: penjelasan tentang 8 kecerdasan akan dibuat postingan terpisah

Lalu apa yang harus dilakukan setelah mengetahui apa bakat dan minat anak? Jawabannya tentu adalah mengarahkan anak ke jalur pendidikan yang sesuai, atau mengikuti les dan pelatihan.

Hmm, aku jadi faham nih salah satu maksud & tujuan diadakan acara Sun Life Edufair ini. Ada banyak booth sekolah-sekolah yang bagus, yang berpartisipasi dalam acara ini. Orang tua yang datang bisa mendatangi booth-booth sekolah dan memperoleh informasi seputar kurikulum atau metode pembelajaran. Sehingga bisa menentukan mana sekolah yang tepat untuk anak.

Selain itu, banyak juga booth permainan untuk anak-anak. Sayang ya, Mamas & Kakak kemarin ngga aku ajak ke acara Sun Life Edufair. Kalau mereka ikut, pasti senang sekali mencoba berbagai permainan seperti lego, origami, dan mewarnai.



Yaa...semoga lain kali ada acara keren seperti ini lagi dan aku bisa datang lagi dengan membawa seluruh anggota keluarga. Sukur-sukur kalau Mamas & Kakak kemudian menemukan dirinya melalui permainan yang mereka coba, atau mulai berani menentukan di sekolah seperti apa nanti mereka akan melanjutkan pendidikan.

Meskipun sebenarnya, agak ketar ketir juga sih. Mengingat sekolah yang membuka booth adalah sekolah-sekolah berkualitas dan biayanya ngga murah. Aku jadi merasa perlu menyusun rencana keuangan untuk pendidikan anak nih.

Merencanakan Biaya Pendidikan Anak


Bicara soal biaya pendidikan, Pak Ito memberikan gambaran tentang pentingnya penrencanaan keuangan untuk biaya pendidikan anak. Pak Ito menjelaskan, PT. Sun Life Financial Indonesia hadir untuk membantu memberikan solusi bagi para orang tua yang ingin mengantarkan anak-anaknya meraih masa depan yang lebih cerah. Salah satunya yaitu melalui produk asuransi pendidikan. 

Selain asuransi pendidikan, PT. Sun Life Financial Indonesia juga menyediakan produk asuransi kesehatan, asuransi syariah, jiwa, unit link, dana tunai sekolah, dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya tentang produk asuransi dari Sun Life Financial Indonesia, bisa dipelajari di website www.brighterlife.co.id dan www.sunlife.co.id

17 komentar:

  1. Tahu bakat anak kalau mereka sudah bisa berbicara ya mbak? Kalau masih bayi apa bisa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau masih bayi sering distimulasi aja mba untuk mendukung tumbuh kembangnya dulu.

      Hapus
  2. Kalau anak remaja seperti anak2ku udh beda lagi pennaganannya ya mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mak, sudah beda lagi sisi psikologis nya :)

      Hapus
  3. jadi mulaimerencanakan pendidikan dari skr yuk

    BalasHapus
  4. Kecerdasan anak beda-beda yaa, tugas kita memfasilitasinya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak Maya, semoga kita ngga lelah ya utk terus belajar

      Hapus
  5. yang penting orang tua selalu semangat yaaa noeeee...

    BalasHapus
  6. Foto Ranu manaaa? Tung intang intung intang intung intang intung. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, ngga ada yg motoin, gmn deh :v

      Hapus
  7. nice info mak noe, kalau anakku bakatnya kayaknya lebih ke bongkar mesin deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah, tingal di arahkan ke otomotif dong yaa ;)

      Hapus
  8. Hufft.. coba barengan kita datengnya ya.. aku kepoh sama kamu kembaran.. :-p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semogaa kapan2 kita berjodoh yaa maam ;) aku jg pingin ketemu iih

      Hapus
  9. wahh, alat-alat sekarang makin cuanggih aja yaa, sampe2 bakat pun bisa dilihat, luar biasaa

    BalasHapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...