Senin, 19 Oktober 2015

Cegah ASI Bocor Dengan Philips Avent Breast Pad


Hari ini sehabis mandi pagi, seperti biasa, aku membuka lemari untuk mengambil breast pad Philips Avent yang kusimpan di dalamnya. Tanpa melihat ke dalam lemari, tanganku merogoh kardus breast pad, kemudian terkejut. Ternyata, kardus kemasan breast pad Philips Avent sudah kosong. Waduh!


Setelah Kuingat-ingat, aku sempat menyimpan beberapa di dalam hand bag yang biasa kubawa-bawa berpergian. Jadi kebutuhan breast pad untuk dua atau 3 hari ke depan masih aman lah, dan harus segera beli lagi sebelum benar-benar habis.

Breast pad memang merupakan perlengkapan penting yang harus dimiliki ibu menyusui. Terlebih untuk para ibu bekerja, atau yang tetap aktif dengan berbagai kegiatan meski sedang dalam masa menyusui. Karena breast pad berfungsi untuk menyerap cairan ASI yang biasanya bocor jika produksi ASI-nya lancar dan belum sempat disusukan atau diperah. Ngga oke kan, kalau misalnya sedang jam sibuk di kantor dan meeting dengan bos atau rekan kerja, lalu bajunya basah karena ASI bocor dan merembes.

Jika ASI bocor dan merembes, yang kita rasakan bukan sekedar ngga nyaman karena basah dan bau amis, tapi juga malu karena dilihat orang lain.

Review Philips Avent Disposable Breast Pad


Disposable Breast Pad (bantalan penyerap asi sekali pakai) dari Philips Avent ada dua macam. Ada yang untuk siang (day pad), dan ada yang khusus untuk malam hari (night pad). Dan semua produk Philips Avent, termasuk Disposable Breast Pad ini, telah melalui uji dermatologi, sehingga aman dipakai.

Perbedaan yang paling terlihat antara day pad (siang) & night pad (malam) adalah ukuran dan bentuk penghalang anti bocornya.


Day Pad, memiliki diameter 11,5 centimeter, dengan ketebalan hanya 44 millimeter. Bentuknya yang tipis itu, membuatnya tidak terasa tebal saat dipakai. Di bantalannya, terdapat tiga jahitan yang berbentuk seperti baling-balinh satu arah, yang berfungsi sebagai perangkap cairan agar tidak tembus, dan kulit ibu tetap kering. Di bagian belakang terdapat satu perekat untuk direkatkan pada bra agar day pad tidak bergeser saat dipakai.


Sedangkan Night Pad, ukurannya satu senti lebih lebar, yaitu berdiameter 12,5 centimeter, dan memiliki ketebalan 2 mili lebih tebal dibanding day pad, yaitu 6 millimeter. Ukurannya yang lebih lebar dan tebal ini memungkinkan untuk menyerap cairan lebih banyak dan tahan semalaman. Selain tiga jahitan perangkap di tengah, night pad dilengkapi dengan jahitan perangkap melingkar di pinggirnya. Perangkap ganda ini menjaga kulit ibu tetap kering sepanjang malam.

Oya, di bagian belakang, night pad memiliki dua perekat, sehingga pad bisa lebih melekat kencang pada bra.

Tetap Aktif Dengan Disposable Pads


Dulu, sebelum kenalan dengan breast pads, aku memakai sapu tangan untuk menyerap ASI yang bocor. Tetapi ya memang tidak bertahan lama, sehingga aku harus membawa beberapa sapu tangan cadangan, dan rajin mengganti jika sudah mulai basah. Ribet, ya! Padahal, kadang ada hari-hari tertentu yang super sibuknya, sehingga sulit untuk sering-sering menarik diri dan masuk toilet.

Tetapi beda ceritanya dengan sekarang. Setelah pakai breast pad, aku bisa tetap aktif tanpa takut baju basah karena ASI bocor, dan tidak lagi bolak-balik kamar mandi untuk ganti sapu tangan.

Tetap aktif beraktifitas di luar rumah meski sedang menyusui

Terbukti, selama dua bulan terakhir ini, setelah melahirkan dan dalam masa menyusui, aku ikut aktif dalam beberapa acara liputan blogger di Jakarta, atau menghadiri undangan pernikahan teman yang biasanya lanjut hangout di cafe. Sempat juga aku dan bebe Ranu pergi seharian untuk hiking ke Batu Lawang di Cilegon. Semua aktifitas itu kulalui dengan sangat menyenangkan tanpa mengalami kebocoran ASI yang membuat baju basah. 

Yes, nanti jika sudah harus masuk kerja lagi, aku juga ngga perlu kuatir baju basah dan bau amis lagi. Kan ada Philips Avent Disposable Breast Pads.

13 komentar:

  1. aman deh seprei gak basah ya pakai breast pad

    BalasHapus
  2. Eh ada si ganteng super sexy cumilebay

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahah... Kpn kita makan mie ayam kepandean kak cumii ;)

      Hapus
  3. aman ya mak,nggak takut baju basah^^

    BalasHapus
  4. Jadi inget jaman dulu menjadi pejuang breast pad hihiiii... bener loh klo pas kerja ga pake pad bawaannya khawatir bocor mulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha iyaa, kalo bocor berabeee

      Hapus
  5. Berguna banget ya breast pad ini untuk busui. Aku dulu pake saputangan, ribet banget. Breast pad lebih praktis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, aku jg ssmpet ngerasain pakai sapu tangan pas anak pertama, tapi ya gk tahan lama. Ribet klo udh basah harus ganti, dan bawa plg sapu tangan basah. Hoho

      Hapus
  6. Jadi inget jaman dulu menjadi pejuang breast pad hihiiii... bener loh klo pas kerja ga pake pad bawaannya khawatir bocor mulu

    BalasHapus
  7. Breastpadnya baguuus yaaa.. Dan pastinya bermanfaat bangeeet. Aku inget jaman nyusuin anak et ngantor, tanpa breast pad bocooor terus hehehe

    BalasHapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...