Jumat, 11 September 2015

Mencari Nama Yang Baik Untuk Bayiku

Menyiapkan nama untuk bayi bagiku bukan perkara yang mudah. Karena selain menginginkan nama yang baik untuk bayi, aku juga ingin nama yang mudah diingat, punya makna, namun tidak pasaran.

Dan Alhamdulillah, sebulan sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL), akhirnya didapat juga nama yang cocok untuk anakku yang ketiga. Jadi setelah melahirkan, bayiku sudah langsung bisa dipanggil dengan namanya.


Padahal kalau ingat jaman dulu, memanggil bayi dengan namanya itu pamali kalau belum syukuran dan belum dibuatkan bubur merah dan bubur putih. Hehe...

Kembali lagi soal nama bayiku. Awalnya, aku ingin urusan memberi nama bayi ini kuserahkan sepenuhnya kepada suami. Tetapi dasar aku ini tipe dominan, tetap saja mengkritisi setiap ide nama yang diajukan suami. Pokoknya, ada aja yang membuat hati ini ngga sreg dengan rangkaian nama yang dibuat suami. Contoh nih, nama Aldino. Suamiku bilang, itu singkatan dari 'Alhamdulillah Dia Nongol'. Haha... Entah dia bercanda atau serius saat mengusulkan nama itu, yang jelas aku ngga perlu waktu lama untuk bilang TIDAK!

Setelah berkali-kali usulan namanya kutolak, agaknya suami mulai lelah. Haha... Sampai akhirnya dia bertanya pada MasKa, "mau kasih nama apa buat dede bayi?" MasKa akhirnya ikut mikir, cari nama buat calon adiknya. Dan mereka maksa banget untuk kasih nama ALFATIH.

Cukup lama aku & suami malah bingung, kira-kira usulan nama dari MasKa itu, mau dirangkai dengan nama apa lagi? Setiap hari suka sibuk browsing dan buka buku nama-nama islami untuk cari inspirasi. Tapi kok rasanya tetap sulit menemukan nama yang pas di hati. Sampai akhirnya HPL semakin dekat. Aku mendesak suami untuk segera menemukan nama untuk adik bayi. Dan suami memilih nama RANU.

Ssst, jangan berfikir nama itu ada hubungannya dengan Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, ya! :D RANU yang dipilih oleh suami ini karena ia ingin menggabungkan nama kami, Raharjo & Nurul. Ihiy, baby hasil duet kami nih ceritanya.

Meski maksudnya RANU adalah gabungan dari namanya abi & ibu, namun tidak dapat dipungkiri kalau dalam bahasa Jawa kuno, Ranu memang berarti 'danau'. Ini membuatku berfikir, mencari satu nama lagi yang nyambung dengan kata danau. Aku terfikir untuk membuat nama dengan makna 'danau kebahagiaan'. Kemudian mulailah aku googling dengan kata kunci 'bahagia dalam berbagai bahasa', dan aku merasa tertarik dengan kata bahagia dalam bahasa Afrika, yaitu FARSYA.

Tiga nama itu kemudian dirangkai dan menjadi;

RANU FARSYA ALFATIH


Nama Ranu Farsya Alfatih berarti  anak lelaki yang terlahir sebagai pemenang, yang selalu memberi kebahagiaan, dengan pembawaan diri yang tenang setenang danau. 

Aamiin... Karena nama adalah doa... 

20 komentar:

  1. Dede Ranuuu yang antenggg ya..
    namanya bagus noe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bude, Aku (g)anteng kok... :v

      Hapus
  2. Pilihan nama yang mengandung arti yang baik bagus mba :)

    BalasHapus
  3. ooh itu ada cerita di balik layar nama RANU ya :)

    BalasHapus
  4. nama yang bagus penuh makna dan do'a...amin!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa aamiin. Makasih mba Zakiyah :)

      Hapus
  5. Nama yang bagus.... aamiin... semoga seperti nama dan haraoan yang disematkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin aamiin.. Makasih ya aunty :*

      Hapus
  6. aamiin, kebetulan saya sekarang sedang hamil dan bingung mencari-cari nama ^__^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semogaa dpt nama yang baik ya mba untuk anaknya kelak. Aamiin :*

      Hapus
  7. nama yang bagus mbak Nurul...
    semoga menjadi anak yang sholeh..aaminn... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabb.. Makasih doanya mba Anjar :)

      Hapus
  8. Balasan
    1. Mau ajaa sih, om Cumi, apalagi kalo gratis. Haha

      Hapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...