Minggu, 16 Agustus 2015

Ibu Hamil Jangan Kurang Kalsium, ya!

Semakin mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL), aku merasakan keluhanku bertambah. Bukan hanya engap dan posisi serba salah karena perut yang semakiiiiin membesar. Sudah seminggu terakhir ini, keluhanku itu ditambah dengan sakit pinggang dan punggung. Apalagi kalo sudah kecapekan. Jalan ngga bisa tegap. Mbungkuk-mbungkuk kayak lansia. Itu pun aku harus merayap pegangan tembok.

Kalau mencoba flash back ke belakang, mengingat pengalamanku hamil anak pertama dan kedua, ngga sampe segininya, deh. Ah, sepertinya aku menua...


Tetapi mungkin ini salahku juga, karena kurang memperhatikan asupan kalsium. Padahal kalsium itu penting banget untuk ibu hamil, kan ya? Dalam perkembanganya membentuk tulang-tulang di dalam rahim, kalo si ibu kekurangan kalsium, maka janin akan mengambil kalsium yang ada di tulang-tulangnya ibu.

Whoaa... Emang sih, ibu mah bisa iklas-iklas aja jadi seperti lilin, yang mau menerangi meski akhirnya hancur sendiri. Aeh aeh, tapi untuk kasus yang ini, kayaknya kudu diperbaiki tuh, fikiran kayak gitu. Apa jadinya, kalo setelah anak lahir, tulang ibu jadi keropos, dan ngga bisa merawat bayi dengan optimal. Padahal, orang tua mana sih yang ngga pingin sehat dan panjang umum dan menyaksikan buah hatinya tumbuh dewasa.

Bahayanya lagi, kalo resiko akibat kurang kalsium ini ngga cuma diderita ibu. Gimana kalo bayi juga ikut menanggung derita karena kurang kalsium. Misalnya, pertumbuhan tulang janin tidak sempurna, atau tumbuh kembang bayi jadi terganggu. Naudzubillah... Jangan sampe, ya Allah...

Jadi sebenarnya, apa saja resiko yang dihadapi ibu hamil dan janin jika kekurangan kalsium? Berikut adalah resiko kekurangan kalsium pada ibu hamil & janin, menurut dokter tempaku berkonsultasi, dan dari beberapa buku yang kubaca;
  • Tulang ibu akan lebih mudah keropos karena kalsium terambil untuk pertumbuhan tulang janin selama masa kehamilan. 
  • Kaki sering kram. Seiring membesarnya janin yang semakin berat, dapat menekan banyak syaraf ibu, termasuk syaraf kaki, dan dapat menyebabkan kram. Tetapi bukan hanya itu peyebab kram. Kekurangan kalsium dan fosfor, serta tingginya kadar potasium juga bisa menjadi penyebab kram pada kaki.
  • Tulang janin tidak sempurna pertumbuhannya, sehingga beresiko lahir dengan tulang yang tidak normal, atau keropos.
  • Tumbuh kembang bayi terganggu. Seperti, terlambat duduk, merangkak, dan berjalan.


Mengingat betapa pentingnya kalsium untuk ibu hamil itu ya, pantas saja kalau dokter dan bidan selalu memberi tablet kalsium setiap kali ibu hamil memeriksakan kandungan. Selama periksa kehamilan menggunakan BPJS, kalsium yang kudapat namanya Calcifar. Tiap tabletnya, Calcifar mengandung 500 mg kalsium, yaitu setengah dari kebutuhan kalsium ibu hamil setiap harinya.

Nah, celakanya kadang aku lupa minum vitamin dan kalsium ini. Huhuu... *mohon jangan ditiru* jadi mungkin sakit pinggang dan punggungku ini disebabkan karena kurang asupan kalsium.

Tetapi, aku masih berharap, makanan yang kumakan masih memberi sumbangan kalsium yang kubutuhkan. Jadi memang, tablet kalsium itu bukan satu-satunya sumber kalsium, ya. Kalsium bisa diperoleh dari makanan dan minuman seperti susu dan olahannya (keju, yoghurt), kacang-kacangan dan biji-bijian dan olahannya (tahu, tempe), sayuran berdaun hijau gelap, sarden, daging, serta telur.

Dari makanan-makanan yang coba kituliskan di atas, yang paling sering aku konsumsi sehari-hari adalah tahu, terutama tahu susu & tahu keju bandung. Hampir setiap hari juga makan telur & daging. Bubur kacang hijau, seminggu sekali lah. Kalau susu ibu hamil, kadang-kadang aja. Kalau olahannya berupa keju, malah lumayan sering, dimakan pakai roti tawar saat sarapan.

Sekarang kalau inget betapa aku sering lalai minum vitamin, plus ngga yakin apakah asupan makananku selama ini cukup memberi asupan kalsium yang kubutuhkan, baru deh nyesel. Apa lagi sudah menjelang due date melahirkan, dan ngerasain sakit pinggang & punggung gini. Kok rasanya telat sadar! Jangan ditiru, ya... 

9 komentar:

  1. Mbak, saya kalau malem sering ngerasa sakit banget di punggung. Pegel. Keram juga sesekali kalau pas ngaget kakinya yang awalnya nekuk jadi lurus. Hikss...saya juga sering lupa minum obatnya. Yang pagi tuh biasanya kelupaan karena buru-buru kerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iyaa, penyakitki jg tuh, buru2 kalo pagi. Tp aku biasanya minum vitamin kalp malem. Penyakitnya, udh ngantuk, pw di kasur, trus males bangun utk minum vitamin biarpun inget. :D

      Hapus
  2. yang penting kebutuhan makanan terjaga ya mak noe walaup lupa minum kalsiumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyo mak Lid, semoga cukup yaa.. Aamiin...

      Hapus
  3. harus jaga kesehatan..cukup istirahat dan makan dan minun yang bergizi..

    BalasHapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...