Sabtu, 01 Agustus 2015

Body Cream Untuk Mengurangi Timbulnya Strech Marks


Salah satu yang menghantui kaum perempuan saat hamil adalah timbulnya strech marks. Terutama untuk mereka yang sangat memperhatikan penampilan.

Kehamilan pertama dan kedua, aku ngga terlalu khawatir soal strech marks ini. Mungkin karena aku pakai kerudung dan merasa ngga perlu memamerkan perut mulus. Sampai akhirnya aku ganti status, menikah lagi, dan hamil lagi. Lalu Daffa' & Abyan yang sudah berumur 9 & 7 tahun, suka penasaran. Dia suka minta lihat perutku yang membesar karena hamil.

"Hiiy, kenapa kulit perut ibu belang-belang? Kayak macan!" kata anak-anak saat melihat strech marks di perutku.

Aku merasa tertohok mendengar komen Daffa' & Abyan. @Ojrahar yang mendengar komen anak-anak dan melihat reaksiku sampaj senyam-senyum.

"Makanya dirawat!", katanya.

Sejak saat itu aku jadi tergerak untuk memakai krim anti strech marks. Tapi kok khawatir ngga aman. Karena setiap kosmetik yang dioleskan ke kulit bisa meresap dan masuk ke dalam darah lalu tersalur ke rahim melalui tali plasenta. Duh! Dilemaa. 

Kalau mau aman sih pakai bahan alami seperti lidah buaya. Caranya dengan digosokkan langsung pada kulit, biarkan mengering lalu basuh dengan air hangat. Atau kalau cara ibuku, setelah melahirkan biasanya pakai jeruk nipis dipotong jadi dua dan digosokkan ke kulit. Tapi kan aku malas ya, jadi cari cara praktis saja.


Untuk mencegah strech marks bertambah banyak, pada kehamilan anak ketiga ini aku memakai body cream sejak usia kehamilan 4 bulan. Body cream yang kupakai dari Oriflame yang sudah dinyatakan tanpa bahan kimia berbahaya dan hanya menggunakan bahan alami. 

Caranya sederhana; oleskan body cream ke kulit lalu pijat secara lembut secara rutin setelah mandi. Atau kapan saja saat kulit perut terasa gatal karena pengaruh kulit yang mengembang saat hamil.

Satu lagi, tidur cukup dan hindari mandi dengan air hangat karena dapat menyerap kelembaban alami kulit. Namun jika memang harus mandi air hangat, jangan lupa untuk mengoleskan body cream, perbanyak minum air putih, dan konsumsi makanan serta buah-buahan yang mengandung vitamin A, C & E, seperti buah berry (strawberry, raspberry, atau blackberry). 

Barangkali ada yang penasaran, mengapa harus body cream? Mengapa tidak lotion biasa saja yang banyak dan mudah ditemui di toko-toko? Jawabannya adalah karena body cream memiliki kandungan pelembab yang lebih tinggi dibanding body lotion. Jadi untuk yang kulitnya cenderung kering seperti aku, lebih baik pakai body cream ya. Atau kalau yang kulitnya kering banget sampai pecah-pecah disarankan body butter.


Perbedaan paling terlihat antara body lotion & body cream adalah dari keencerannya. Kalau lotion lebih encer. Sedangkan body cream dan body butter lebih pekat sehingga biasanya tidak dikemas dengan botol, tetapi menggunakan stoples kecil, atau wadah dengan bukaan ulir yang lebar. 

Untuk body cream yang kupakai dari Oriflame ini yang jenis wewangiannya amber elixir. Wanginya lembut, aku suka!

Sebenarnya, di Oriflame ada krim khusus anti strech marks, tapi harganya lumayan mahal. sekitar 200K. Jadi ya, kalau cuma untuk perawatan rutin dan mencegah, aku pilih body cream saja yang harganya lebih terjangkau, yaitu under 100K. 

10 komentar:

  1. Wah, ini berguna nih. Dr kmrn aku cari krim buat hilangkan strech marks. Makasih infonya, mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mba kalo ngilangin gk bs pake cream ini, yg ini sifatnya cuma mencegah. klo gk lg hamil coba dermatics, atau perawatan micro dermabrasi :D

      Hapus
  2. Rul.. Ini endorse oriflame? Haha
    Penggemar amber dari dulu yah.. Sampai sekarang masih setia sama amber :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. artis kali ah endorse, wkwkwk. bukan endorse kok. testimoni pemakaii.

      iya nih, aku favorit bgt sama amber. sukaaak.

      Hapus
  3. Sip deh, sptnya boleh dicoba nih mbak...

    BalasHapus
  4. wah pas tuch utk ibu2..ada yang aroma kopi coklat gak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada mba, aroma kopi susu jg ada :/

      Hapus
  5. Koreksi ya mbak.. Stretch mark mbak.. bukan strech mark. Mungkin lain kali sebelum posting atau nulis istilah dalam bahasa inggris bisa googling atau riset kecil2an dulu mbak biar tidak salah :))

    BalasHapus

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...