Kamis, 27 Juni 2013

Puisi = Galau?

Ini untuk pertama kalinya aku curhat disini. Tentang keresahan dan kegelisahan yang ada dalam hati saat ini. Tidak jauh-jauh topiknya, pasti soal cinta. Sudah lama rasanya aku tidak menuliskannya. Di blog wordpress yang aku buat pada Februari 2013 itu, isinya lebih banyak tentang traveling, dan beberapa cerita keseharian tentang anak-anak.

Dulu aku sempat berhenti menulis prosa atau puisi. Saat sebuah kata 'galau' menjadi begitu booming di kalangan anak muda. Setiap kali menulis prosa atau puisi, pasti akan dikata-katai kalau si penulisnya (aku) sedang galau. Betul juga kata Sudjiwo Tedjo, "lama-kelamaan, orang akan berhenti menulis puisi karena takut dibilang galau."

So, sebenernya sekarang mau curhat apa? Eum.. aku berani blak-blakan nggak ya? Kayaknya enggak. *nyengir paling manis* Thats why aku lebih suka menulkis curhatan dalam bentuk prosa atau puisi. Jadi, postingan ini sebenarnya adalah expressi kekesalan kenapa menulis puisi itu dibilang galau? Oke, aku akan menoba untuk tidak peduli. Nanti, saat aku merasa terjadi fenomena hati, aku tak akan segan untuk menuliskannya. Sip!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

What wasn't said, will never be heard. What wasn't wrote, will never be read. Tinggalin komentar yuk...