Jumat, 24 Maret 2017

Spring Bed King Size, Favorit Saat Staycation


Semenjak hamil lagi, jujur saja aku dihinggapi keresahan yang sama seperti dulu saat mulai hamil Ranu. Aduh, kudu ngendog di rumah nih ngekepin bayi. Hehe. Bukan ngga bahagia karena hamil dan ngga bisa sering-sering mbolang. Tapi ya, manusiawi lah menurutku, kalo aku ngga mau kehilangan diri sendiri sebagai tukang mbolang.

Tetapi untungnya aku berhasil merekonstruksi definisi mbolang atau liburan. Dulu, liburan buatku adalah pergi berhari-hari, mengeksplore tempat baru, berbau petualangan, dan sejauh mungkin dari rumah. Sekarang, liburan buatku adalah yang penting nggak di rumah. Mau itu cuma selemparan kolor dari rumah juga, hati ini tetap bisa bahagia. Haha. Gimana caranya?

Selasa, 21 Maret 2017

Kuliah Gratis? Bisa!


Dulu, selepas SMK aku pingin banget kuliah jurusan Sastra Inggris. Sayang, bapak lebih suka aku lanjut ke sebuah lembaga pendidikan yang memberi garansi bahwa lulusannya bisa langsung dapat kerja. Ya mau ngga mau aku ikut aja apa mau bapak. Asal bapak bahagia. Aku mah gitu, penurut. Eaa.

Di lembaga pendidikan yang entah bisa disebut kuliah apa ngga, aku sempat merasakan dapat beasiswa. Soalnya IPK ku bagus terus. 4. Wajar lah, jurusan yang aku ambil sama dengan yang kupelajari di SMK. Akuntansi. Nah di tahun pertama kuliah, semua mata kuliahnya sama dengan mata pelajaran SMK. Ini mah judulnya ngulang!

Jumat, 17 Maret 2017

Aku Hamil Dan Tetap Menyusui


Aku dihadapkan pada dua pilihan sulit ketika tau kalo aku hamil lagi. Mau tetap menyusui Abang Ranu karena hamil lagi, atau stop saja? Di satu sisi, aku pingin janinku mendapat nutrisi yang cukup, tapi di sisi lain aku masih belum sanggup melepas rutinitas ngASI ke Abang Ranu.

Aku masih pingin menikmati masa menyusui sampai 2 tahun, tapi kuatir asupan nutrisi ke badanku ngga cukup dan terbagi tiga, untuk diri sendiri, untuk janin, dan untuk asi. Aduh, aku galau.

Sabtu, 25 Februari 2017

Romansa Jogja Dalam Potret Wedang Ronde


Ada yang membuatku terus mengenang Jogja sebagai kota yang romantis dalam benakku. Beberapa bulan setelah menikah, aku dan Ojrahar melakukan perjalanan berdua saja ke sana. Satu sore, kami menghabiskan waktu berdua di alun-alun Jogja.

Aku dan Ojrahar duduk di warung lesehan. Kami memesan semangkuk wedang ronde untuk menjadi penghangat romantisme kami sore itu, sambil menikmati suasana yang ada. Mobil berhias lampu kerlap-kerlip, pedagang mainan, juga mereka yang berjalan dengan mata tertutup melewati lorong beringin kembar.

Kamis, 02 Februari 2017

Ranu Pakai Clodi Little Hippo


Sejak lahir, abang Ranu udah mulai pakai clodi, alias cloth diaper, atau popok kain yang bisa dicuci kering pakai lagi. Bukan mau sok go green atau apa. Tapi karena faktor hematnya itu loh. Kalau dihitung-hitung kan, memang lebih ekonomis pakai clodi yang bisa dipakai sampai usia 2 tahun.

Memang sih, uang yang harus keluar di awal kerasa banget gedenya. Apalagi kalau yang dibeli clodi impor yang harganya ratusan ribu. Untungnya sekarang banyak clodi lokal yang harganya kejangkau. Jadi ngga terlalu nyesek belinya.