Kamis, 17 November 2016

Menangani Barang Bekas


Minggu ini aku pinya rencana untuk bersih-bersih rumah. Aku merasa sudah terlalu banyak barang yang tak terpakai dan jadi bikin sumpek. Mungkin udah jadi kebiasaan selama ini, ada barang ngga terpakai tapi dibuang sayang. Dengan harapan mungkin nanti bisa diperbaiki atau bagaimana. Tapi kenyataannya itu barang bekas ya cuma numpuk aja. Ujung-ujungnya malah jadi sarang tikus. Euh!

Beberapa barang bekas yang masih numpuk di rumahku di antaranya adalah perlengkapan bayi baru lahir, sepatu dan baju-baju MasKa yang udah kekecilan, mainan anak-anak yang udah ngga karuan bentuknya, peralatan rumah tangga yang jarang banget dipakai, tas-tas yang udah rusak resletingnya atau putus talinya, dan masih banyak lagi.

Minggu, 13 November 2016

Pingin ke i-SWAM EXPO


Melanjutkan postingan kemarin tentang hunting dress untuk acara hadir di AirAsia's Blogger Community yang menurutku penting banget.

Acara ini dihadiri oleh 50 lebih bloggers dari belasan negara. Itu sebabnya aku merasa harus tampil total, setidaknya ngga gembel-gembel amat gitu sih. Hiahahaha.

Jumat, 11 November 2016

Gaya Hidup Sehat, Cegah Cancer!


Cancer menempati urutan nomor satu sebagai penyakit ganas yang aku takuti. Apalagi ada beberapa jenis cancer yang hanya terjadi pada perempuan. Sebut saja kanker payudara, kanker rahim, atau mulut rahim. Aduh! Menyebutkannya saja udah bikin hatiku ngilu.

Ngga kebayang kalau sampai aku hidup dengan cancer. Entah bagaimana rasanya. Bagaimana jadinya. Apa aku masih bisa senyum ceria, atau malah nangis di pojokan tiap hari. Makanya suka salut sama para survivor yang selalu terlihat semangat. Menjalani semua dengan iklas dan selalu tersenyum. Mempunyai motivasi tiggi untuk sembuh. Menjalani pengobatan dengan disiplin. Juga mengubah gaya hidup.

Kamis, 10 November 2016

Bersiap Untuk AABC 3rd Anniversary


Setiap kali mendapat undangan terkait profesiku (PROFESI) sebagai blogger, ada dua perasaan yang biasanya langsung menghampiri. Apalagi kalau undangannya berbau yang enak dan asik. Seperti ngetrip gratis, atau blogger gathering yang gudibeknya kece. *eh

Dan dua perasaan itu adalah ... satu, rasa seneng, lalu nomer duanya adalah semacam perasaan bingung. Soalnya biasanya ada dress code gitu. Intip isi lemari kok adanya kostum bekpeker semua. Whoaa... di saat seperti itulah tiba-tiba aku butuh shopping.

Rabu, 09 November 2016

Persiapan Mengecat Rumah Sendiri Tanpa Tukang


Barangkali masih ada yang ingat dengan drama AC rusak yang aku tulis setahun yang lalu. Kualitas tembok yang kurang bagus membuatnya pecah-pecah ketika pak tukang mencoba mengebor untuk menancapkan paku saat akan memasang AC. Jadi setelah beres pasang AC, giliran aku dapat PR nambal dinding yang pecah dan mengecat ulang biar bagus lagi.

Waktu itu aku lagi hamil besar. Sudah cuti kerja juga karena tinggal nunggu hari buat lahiran. Para ibu barang kali tau bagaimana rasanya nunggu HPL. Deg-degan. Takut kenapa-napa sampe harus operasi. Mikirin biaya. Haha. Jadi duit yang ada dan ngga seberapa jumlahnya, kok sayang kalau harus dipakai untuk bayar tukang lagi buat ngerapihin dinding. Akhirnya aku dan Ojrahar memutuskan untuk melakukannya sendiri saja.